Berita Provinsi NTT

Terkait DCS, Partai Berkarya Gugat KPU NTT ke Banwaslu

DPW Partai Berkarya Provinsi NTT resmi mengajukan permohonan sengketa atau gugatan terhadap KPU NTT ke Bawaslu NTT

Terkait DCS, Partai Berkarya Gugat KPU NTT ke Banwaslu
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Jemris Fointuna

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - DPW Partai Berkarya Provinsi NTT resmi mengajukan permohonan sengketa atau gugatan terhadap KPU NTT ke Bawaslu NTT. Semua syarat permohonan sengketa telah terpenuhi.

Hal ini disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu NTT, Jemris Fointuna kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (15/8/2018).

Menurut Jemris, sejak Selasa (14/8/2018) Partai Berkarya mendatangi Bawaslu untuk berkonsultasi mengenai proses pengajuan permohonan sengketa. Selain Partai Berkarya ada juga Partai Garuda.

Baca: Baru Setahun Berdiri, Gedung DPD RI Provinsi NTT Sudah Bocor

"Untuk Partai Berkarya sudah lengkapi syarat pengajuan gugatan atau permohonan. Setelah syarat permohonan dilengkapi, maka akan diregistrasi," kata Jemris.

Dikatakan, setelah diregistrasi maka selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan sidang.

"Khusus Partai Berkarya sudah melengkapi syarat permohonan sengketa. Sedangkan Partai Garuda juga sudah ajukan permohonan penyelesaian sengketa, namun masih akan melengkapi berkas," katanya.

Dikatakan, sebelumnya, memang ada dua parpol yang sudah berkonsultasi untuk mengajukan permohonan sengketa terkait DCS, yakni Partai Barkarya dan Partai Garuda.

"Dua parpol ini sudah datang konsultasi ke kami untuk pengajuan permohonan sengketa," kata Jemris.

Ditanyai bila mana batas waktu pengajuan permohonan sengketa ke Bawaslu,ia mengatakan, sesuai Peraturan Bawaslu Nomor 18 Tahin 2017, maka permohonan sengketa itu diajukan ke Bawaslu paling lambat tiga hari sejak dikeluarkan atau diumumkannya DCS oleh KPU.

Sedangkan apakah dari dua parpol itu sudah ada yang mengajukan permohonan, ia mengatakan, pada Selasa (14/8/2018), DPW Partai Berkarya NTT sudah menyerahkan permohonan sengketa ke Bawaslu NTT dan pada Rabu (15/8/2018) Partai Berkarya sudah melengkapi syarat pengajuan permohonan sengketa.

Sementara Partai Garuda juga telah mengajukan permohonan sengketa, tapi belum diregistrasi karena beberapa syarat belum lengkap. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help