Berita Provinsi NTT

47 Orang Meninggal Diterkam Buaya, Begini Tanggapan Balai Besar KSDA NTT

Sebanyak 47 orang di Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal diterkam buaya.

47 Orang Meninggal Diterkam Buaya, Begini Tanggapan Balai Besar KSDA NTT
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Hans Niko Sinaga, Plh Kepala Balai Besar KSDA NTT saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebanyak 47 orang di Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal diterkam buaya.

Hans Niko Sinaga, Plh Kepala Balai Besar KSDA NTT menjelaskan, data tersebut adalah akumulasi jumlah korban meninggal dihitung sejak tahun 2011-Agustus 2018. Rinciannya, 2011 (2), 2012 (3), 2014 (8), 2015,(8), 2016 (11), 2017 (3) dan 2018 (6).

Hans Niko Sinaga mengatakan untuk menyikapi hal tersebut pihaknya melakukan berbagai program pencegahan dan penanganan.

Baca: Dukung Pemkot Kupang, PT BPD NTT Tandatangani Kerja Sama Penyaluran Bansos

Antara lain, membentuk unit penanganan satwa, menetapkan SOP, penyiaran minimum handling tools, menyampaikan simpati kepada keluarga korban, pemasangan rambu/peringatan, penangkapan buaya pada area publik, membangun kandang penampungan sementara dan melakukan penelitian populasi dan habitat buaya.

Kepada masyarakat NTT terutama yang bermukim di sekitar wilayah perairan, ia mengimbau agar hati-hati beraktivitas di sekitar sungai, pantai atau Muara.

Ia meminta masyarakat jangan memasuki kawasan tertentu yang sudah di pasang papan peringatan.

"Saya harap masyarakat jangan cuek. Kalau ada larangan, patuhi," katanya, Rabu (15/8/2018).

Ia menambahkan jika beraktivitas di sekitar sungai atau Muara, entah mengambil air dan sebagainya, sebaiknya jangan pergi sendirian.

'Buaya biasanya menyerang pas mangsanya lagi sendiri. Kalau ada banyak orang, kecil kemungkinan buaya menyerang,'ungkapnya. (*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved