Berita Kabupaten TTS

Di TTS 240 Caleg Perempuan Berebut 40 Kursi DPRD dengan 400 Caleg Pria

Sebanyak 240 perempuan terdaftar sebagai calon legislatif dalam daftar Caleg sementara ( DCS) yang diumumkan KPU Kabupaten TTS.

Di TTS 240 Caleg Perempuan Berebut 40 Kursi DPRD dengan 400 Caleg Pria
pos kupang.com, dion kota
Santi Soinbala, Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pilkada Serentak, KPU Kabupaten TTS 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Sebanyak 240 perempuan terdaftar sebagai calon legislatif dalam daftar Caleg sementara ( DCS) yang diumumkan KPU Kabupaten TTS.

Ke-240 Wanita yang bernaungan dalam 16 partai politik (Parpol) berbeda ini, harus saling uji taktik politik dengan 400 caleg pria guna memastikan tempat dalam 40 kursi DPRD TTS yang tersedia.

Ketua Divisi Teknis, KPU Kabupaten TTS, Santi Soinbala mengatakan, untuk kuota keterwakilan perempuan dalam komposisi caleg setiap Parpol sudah memenuhi lebih dari 30 persen.

Baca: Pemkab Ngada Serius Tangani Bencana di Gurusina

Ke-16 Parpol yang mendaftarkan calegnya, kompak menaruh 15 Caleg dari total 40 Caleg yang terdaftar dalam DCS.

"Untuk TTS seluruh Parpol sudah memenuhi kuota 30 persen calegnya merupakan wanita. Ini juga merupakan bukti jika kaum wanita sudah mulai berani untuk terjun dalam dunia politik. Sisa baginya memastikan, 30 persen yang mendapatkan kursi di DPRD adalah kaum wanita," ungkap Santi.

Ketika disinggung terkait tanggapan masyarakat terhadap DCS yang diumumkan KPU, Santi mengaku hingga hari kedua belum ada masyarakat yang memasukan tanggapannya terhadap daftar Caleg yang diumumkan KPU.

Dia berharap, masyarakat bisa berpartisipasi aktif menggunakan ruang yang sudah disediakan KPU untuk melaporkan kalau-kalau ada caleg yang tersandung masalah hukum.

"Belum, belum ada masyarakat yang membuat tanggapan tertulis terkait DCS yang kita umumkan. Kita mengingatkan, agar masyarakat yang ingin memberikan tanggapan terhadap DCS bisa menyertakan identitas dan alat diri lengkap. KPU siap menerima tanggapan tertulis yang dimasukan oleh masyarakat TTS, " tegas Santi. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help