Berita Kabupaten Kupang

Balai Pertanian Teknologi Pertanian NTT Ujiterap Penemuan Jagung Varietas Baru

Balai Pertanian Tekhnologi Pertanian (BPTP) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui kajian penelitian pertanian menemukan jagung varietas baru

Balai Pertanian Teknologi Pertanian NTT Ujiterap Penemuan Jagung Varietas Baru
ISTIMEWA
Kegiatan penanaman jagung varietas baru Nasa29 di Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu, Selasa (14/8/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM | NAIBONAT - Balai Pertanian Tekhnologi Pertanian (BPTP) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui kajian penelitian pertanian menemukan jagung varietas baru yang memiliki keunggulan dan cocok dengan kondisi iklim di NTT.

Terhadap temuan jagung varietas baru ini, pihak BPTP mengadakan ujiterap bagi penyuluh pertanian di Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu.

Penanggung jawab Penyuluh Kajiterap, Ir. Adriana Bire, M.Sc, menyampaikan hal ini pada penanaman perdana jagung Nasa 29 di kebun percontohan BPP Kecamatan Sulamu di Desa Oeteta, Selasa (14/8/2018).

Baca: Polsek Maulafa Limpahkan Berkas Tersangka Pembunuh Eduard Sailana ke Kejaksaan

Dijelaskan Adriana, pada momen ini selain pihaknya memperkenalkam jagung varietas baru yang dihasilkan peneliti juga menerapkan metode baru double track atau jalur ganda dalam penanaman benih jagung jenis ini.

Pelaksanaan kegiatan kajiterap ini, lanjut Adriana,atas inovasi budidaya jagung nasa 29 yang sudah dilakukan di beberapa wilayah di Kabupaten Kupang dengan luas lahan 11,5 hektar.diantaranya 10 hektar di Desa Oeteta Kecamatan Sulamu dan 1,5 hektar di Kecamatan Takari, Kecamatan Fatuleu Barat, Kupang Tengah dan Kupang Timur.

"Tujuan dari pelaksanaan kajiterap ini untuk meyakinkan kepada penyuluh tentang kehandalan teknologi hasil penelitian BPTP Balitbangtan NTT dan selanjutnya diadopsi untuk petani di wilayah para penyuluh. Teknologi yang diterapkan varietas unggul benih jagung Nasa29 ini kami buat untuk meyakinkan kepada penyuluh dan juga beberapa kelompok tani dengan sistem tanam double trackjalur ganda," kata Adriana.

Mengenai pemupukan, jelasnya, dengan pupuk organik atau NSPK ponska dan urea. Setiap lubang tanam di tanami 1 benih.

Adapun Keunggulan dari jagung Nasa29 merupakan varietas unggul baru yang bisa menghasilkan 14 ton per hektar. Keunggulan lain dari varietas ini adalah setiap 1 batang jagung ada 2 tongkol juga sangat cocok untuk iklim di wilayah NTT.

Teknologi inipun, kata Adriana, akan dikembangkan di wilayah NTT dengan take over oleh penyuluh pertanian di setiap kabupaten hingga kecamatan dan bisa di terapkan di petani.

Hadir dalam penanaman perdana, Perwakilan dari Dinas pertanian Kabupaten .Kupang, KTU BPTP NTT, Perwakilan Badan Penyuluh Pertanian Kabupaten .Kupang, Kepala Desa Oeteta, Babinsa Oeteta, penyuluh pertanian se-kecamatan Sulamu,Takari dan juga pengurus kelompok Tani Tekad dan kelompok tani satu hati. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help