Berita Kabupaten TTU

36,51 Caleg di TTU Merupakan Kaum Wanita

total 419 caleg yang termuat dalam DCS Kabupaten TTU, 36,51 persen merupakan caleg wanita. Sisanya 63,49 persen merupakan caleg pria.

36,51 Caleg di TTU Merupakan Kaum Wanita
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Hironimus Joni Tulasi, Komisioner KPU Divisi Hukum 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POS KUPANG.COM, KEFA – Dari total 419 caleg yang termuat dalam daftar Caleg sementara ( DCS) Kabupaten TTU, 36,51 persen merupakan caleg wanita. Sedangkan sisanya 63,49 persen merupakan caleg pria.

Hal ini diungkapkan Ketua KPU Kabupaten TTU, Hironimus Joni Tulasi Kepada pos kupang, Selasa ( 14/8/2018) melalui sambungan telepon. Hironimus mengatakan, jumlah caleg wanita dalam setiap partai politik (Parpol) berbeda-beda, tetapi memenuhi kuota 30 persen wanita.

Dari 419 caleg yang terdaftar dalam DCS, 153 caleg merupakan kaum wanita dan 266 caleg sisanya merupakan caleg dari kaum pria. Ke 419 caleg akan memperebutkan 30 kursi anggota DPRD TTU dalam Pileg 2019 mendatang.

" untuk kuota keterwakilan perempuan semua partai bervariasi, tetapi memenuhi kuota 30 persen," ungkap Hironimus. Hal ini diungkap Hironimus. ‎

Terkait 21 caleg yang gugur, lanjut Hironimus, hingga saat ini belum ada Parpol yang melakukan komplain terkait hal tersebut. Dirinya mengatakan, pihak KPU Kabupaten TTU siap menerima komplain dari Parpol yang merasa dirugikan terkait gugurnya 21 Caleg dalam tahapan penetapan DCS.

" Jelas Parpol yang calegnya digugurkan akan mengalami kerugian dari sisi perolehan suara nantinya. Namun, hingga saat ini kita belum menerima komplain baik secara tertulis maupun lisan dari Parpol terkait digugurkannya 21 Caleg yang tidak mampu memasukan dokumen kelengkapan Caleg hingga akhir batas waktu pengembalian dokumen, " ujarnya.

Hingga saat dikatakan Hironimus, pihak KPU Kabupaten TTU belum menerima tanggapan terkait DCS yang diumumkan KPU melalui media massa. Dirinya berharap, masyarakat bisa berpartisipasi aktif menggunakan ruang yang sudah disediakan KPU untuk melaporkan kalau-kalau ada caleg yang tersandung masalah hukum.

"Belum ada masyarakat yang membuat tanggapan tertulis terkait DCS yang kita umumkan. Kita mengingatkan, agar masyarakat yang ingin memberikan tanggapan terhadap DCS bisa menyertakan identitas dan alat diri lengkap. KPU siap menerima tanggapan tertulis yang dimasukan oleh masyarakat TTS, " himbau Hironimus. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved