Berita Kabupaten TTU

Jenazah Korban Serangan Buaya Berhasil Diidentifikasi

Mayat yang ditemukan di Pantai Penkase, Desa Oepuah, Kecamatan Biboki Moenleu, Senin (13/8/2018) pagi akhirnya berhasil dikenali.

Jenazah Korban Serangan Buaya Berhasil Diidentifikasi
ISTIMEWA
Masyarakat sedang mengerumuni jenazah Nikolaus Oenunu (60) warga Desa Humusu Oekolo, Kecamatan Insana yang diduga menjadi korban serangan buaya di Pantai Penkase. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Mayat yang ditemukan di Pantai Penkase, Desa Oepuah, Kecamatan Biboki Moenleu, Senin (13/8/2018) pagi akhirnya berhasil dikenali.

Jenazah yang ditemukan dalam kondisi tanpa kepala, kedua tangan dan kaki kiri tersebut adalah Nikolaus Oenunu (60) warga Desa Humusu Oekolo, Kecamatan Insana. Korban diketahui pada Minggu (12/8/2018) berpamitan untuk mencari ikan di Muara pinggiran pantai Li'us.

Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres TTU, Ipda Nyoman Gede Arya mengatakan, jenazah korban akhirnya dikenali setelah informasi penemuan jenazah tanpa kepala menyebar dari mulut-mulut.

Baca: KPU Sumba Barat Daya Tetapkan Kodi Mete-Christian Taka Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih

Keluarga korban akhirnya datang mengecek keberadaan jenazah dan akhirnya dikenali sebagai Nikolaus Oenunu.

"Kita sudah membawa jenzah korban ke puskesmas Kaubele untuk diperiksa dokter. Saat berada di puskesmas ada keluarga korban yang datang melihat jenzah korban dan dikenali sebagai Nikolaus. Jenazah lalu dibawa pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka sebelum disemayamkan," ungkap Nyoman.

Sebelum dikenali sebagai Nikolaus, lanjut Nyoman, pihak kesulitan untuk melakukan identifikasi terhadap jenazah.

Pasalnya, saat ditemukan jenazah dalam kondisi tidak utuh lagi. Kepala, kedua tangan dan kaki kiri korban sudah tidak ada lagi. Tidak hanya itu, pada tubuh korban, juga terdapat luka cakaran.

"Saat mendapatkan laporan adanya penemuan jenazah di pantai Penkase anggota langsung turun ke lokasi untuk melakukan ola TKP. Anggota juga sempat bertanya kepada pemerintah desa dan warga sekitar kalau-kalau ada anggota keluarga yang menghilang. Namun tidak ada warga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya," ujarnya.

Nyoman menyarankan kepada warga untuk berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar pantai Penkase dan Muara. Pasalnya di kawasan tersebut diketahui menjadi sarang buaya.

Oleh karena itu, dia menyarankan warga untuk tidak pergi sendirian ketika melintasi dari pantai Penkase dan muara.

"Menurut masyarakat daerah tersebut memang banyak buayanya. Tetapi masyarakat juga sering mencari ikan di Muara pantai Penkase tersebut. Oleh sebab kita himbau masyarakat setempat untuk berhati-hati ketika beraktivitas di pesisir pantai Penkase, " imbaunya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help