Berita Kabupaten Kupang

DPRD Kabupaten Kupang Siap Gelar Paripurna Soal Pengunduran Diri Bupati Kupang

Lembaga DPRD Kabupaten Kupang telah menerima surat pengunduran diri Bupati Kupang, Ayub Titu Eki karena maju menjadi caleg DPR RI.

DPRD Kabupaten Kupang Siap Gelar Paripurna Soal Pengunduran Diri Bupati Kupang
istimewa
Ketua KPU Kabupaten Kupang, Hans Ch Louk

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS- KUPANG.COM I OELAMASI--Lembaga DPRD Kabupaten Kupang telah menerima surat pengunduran diri Bupati Kupang, Ayub Titu Eki karena maju menjadi caleg DPR RI.

Atas surat bupati ini maka lembaga akan segera menggelar rapat bersama antar fraksi dan alat kelengkapan dewan lain guna menentukan jadwal pada rapat banmus soal paripurna dengan agenda menyampaikan surat mundur dari bupati Kupang itu.

Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Yoseph Lede kepada POS KUPANG.COM, Senin (13/8/2018) mengakui sudah menerima surat pengunduran diri Bupati Kupang, Ayub Titu Eki.

Secara lembaga tentu mengumumkannya pada paripurna sehingga saat ini sebagai pimpinan dewan sudah menyampaikan ke sekretariat dewan untuk menyurati fraksi dan alat kelengkapan dewan lainnya untuk rapat bersama.

"Sesuai mekanisme ketika lembaga menerima surat pengunduran diri seorang kepala daerah maka dewan gelar rapat paripurna. Saya akan undang pimpinan fraksi dan pimpinan alat kelengkapan lain untuk kami rapat internal untuk bawa ke rapat banmus. Nanti banmus atut jadwal paripurna," jelasnya.

Sebelumnya Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kupang, Korinus Masneno mengakui telah menerima tembusan surat penguduran diri Bupati Kupang, Ayub Titu Eki.

Walaupun sudah ada surat ini namun Ayub Titu Eki masih tetap menjabat sebagai bupati sampai pada penetapan daftar calon tetap (DCT) calon legislatif barulah mundur secara resmi.

Wabup Masneno ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (16/7/2018) menjelaskan, berkenaan dengan rencana Bupati Titu Eki yang akan maju menjadi caleg DPR RI, dirinya mendapat tembusan surat pengunduran diri dari yang bersangkutan.

Untuk mundur dari jabatan yang melekat itu memang disyaratkan dalam aturan jika seseorang memilih untuk maju caleg. Walaupun begitu, katanya, tidak secara langsung jabatan bupati berhenti, tetapi tetap ada sampai pada penetapan DCT.

"Pak Ayub masih menjabat sebagai bupati karena belum ada keputusan tetap.Nanti saat penetapan DCT barulah resmi mundur. Soal kelanjutan pemerintahan tentu saya selaku wakil bupati melanjutkan. Soal nanti ada penjabat bupati itu nanti kewenangan di gubernur. Tapi saya satu paket maka ketika bupati berhalangan tetap maka saya wajib melanjutkan roda pemerintahan," kata Masneno

Sebelumnya, Ketua KPU Kabupaten Kupang, Hans Ch Louk mengakui Bupati Kupang, Ayub Titu Eki telah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya tertanggal 5 Juli 2018.

Surat penguduran diri itu diajukan karena yang bersangkutan maju menjadi caleg DPR RI pada pemilu 2019 mendatang.(*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help