Berita Lembata

Bupati Lembata Batalkan Niat ke Australia

Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur bersama pimpinan OPD membatalkan niat ke Australia dari rencana pemerintah menjual potensi pariwisata Lembata

Bupati Lembata Batalkan Niat ke Australia
istimewa
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN UNDERWATER -- Keindahan alam bawah laut (underwater) di Pulau Nuhanera, Kabupaten Lembata. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur bersama pimpinan OPD di daerah itu, membatalkan niat ke Australia. Niat itu berangkat dari rencana pemerintah menjual potensi pariwisata Lembata untuk menyedot wisatawan Benua Kanguru itu ke Lomblen.

"Dulu pemerintah punya rencana seperti itu. Bahwa untuk.menyedot wisatawan ke Lembata, Bupati Lembata bersama rombongan promosi ke Australia. Tapi niat itu diurungkan setelah dilakukan penjajakan kerja sama dengan pemerintah kabupaten Badung, Bali."

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata, Apol Mayan, ketika dihubungi Pos Kupang.Com, Senin (13/8/2018).

Dikatakannya, setelah melakukan kunjungan kerja ke Badung baru-baru ini, pemerintah Lembata mendapat banyak hal dari daerah itu. Salah satunya, adalah informasi tentang keinginan pemerintah Badung menjual potensi wisata Lembata karena wisatawan ke Bali mulai jenuh dengan destinasi daerah itu.

Kejenuhan tersebut dipahami oleh pemerintah setempat sehingga saat ini sedang dicarikan solusi untuk mengatasinya. Salah satu solusi itu, yakni menjual destinasi wisata di daerah lain, termasuk Lembata.

"Saat kita berpromosi ke Bali, itu sama artinya kita ke Australia. Karena banyak sekali orang Australia yang berwisata ke Bali. Makanya, promosi pariwisata Lembata itu cukup kita ke Bali. Karena di pulau dewata itu banyak sekali wisatawan menghabiskan waktu di kota itu," ujar Apol Mayan.

Tatkala bertatap muka dengan Bupati Badung, lanjut dia, rupanya hal yang sama disampaikan pemerintah kabupaten setempat. Bahkan pemerintah Badung mengapresiasi Lembata yang gencar memacu sektor pariwisata.

Di Badung, lanjut dia, pendapatan daerah itu lebih dari Rp 7 triliun per tahun. Dari total pendapatan tersebut, 99 persennya bersumber dari pariwisata. Itulah sebabnya, ketika Lembata memperkenalkan potensi wisata ke Badung, pemerintah setempat menyambutnya dengan gembira. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help