Berita MotoGP

Bos Yamaha Akui Terlalu Meremehkan Masalah Perangkat Elektronik yang Dialami Para Pebalapnya

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, mengakui bahwa pihaknya terlalu meremehkan perangkat elektronik.

Bos Yamaha Akui Terlalu Meremehkan Masalah Perangkat Elektronik yang Dialami Para Pebalapnya
BolaSport.com/GPONE.COM
Lin Jarvis, Valentino Rossi, dan Massimo Meregalli. 

Krisis yang dialami Yamaha ini turut mengejutkan Jorge Lorenzo yang pernah sembilan tahun menjadi pebalap tim itu.

"Saya tidak tahu, sulit untuk menilai dan saya tidak ingin terlalu memikirkannya karena saya harus memikirkan saya sendiri," kata Jorge Lorenzo dikutip BolaSport.com dari Motorsport-Total.

Lorenzo juga heran melihat Rossi dan Vinales sempat terseok-seok di beberapa seri balap, bahkan kalah dari pebalap tim satelit Yamaha, Johann Zarco.

"Sangat aneh melihat Zarco ada di depan mereka dalam begitu banyak balapan tahun lalu," ujar Lorenzo.

"Tahun ini, Rossi sangat kuat bagi saya. Vinales memiliki kesulitan, tetapi situsinya tidak buruk," lanjutnya.

Jorge Lorenzo menilai sejak penyeragaman elektronik pada tahun 2016, Yamaha kalah berkembang ketimbang pabrikan Honda dan Ducati.

"Pada awalnya, kami memiliki keunggulan lebih baik dari Honda karena mereka memiliki banyak masalah dengan sesi elektronik," ujar Lorenzo.

"Honda telah meningkatkan mesin, Ducati selalu kuat pada aspek mesin dan kami telah melakukan pekerjaan yang lebih baik secara keseluruhan," lanjutnya.

Faktor tersebut yang dianggap Lorenzo menjadi penyebab Yamaha kesulitan di beberapa trek.

Selama menjadi pebalap Yamaha, Lorenzo juga tidak pernah mengalami situasi di mana petinggi Yamaha hingga meminta maaf kepada pebalapnya.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved