Berita Kabupaten Flores Tmur

Peserta Lomba Mancing asal Lewomuda ungkap Pengalaman Menangkap Ikan

nelayan dari tujuh desa di Kecamatan Demon Pagong Flores Timur memeriahkan lomba "traditional fishing"di Pantai Lewomuda Sabtu (11/8/2018).

Peserta Lomba Mancing asal Lewomuda ungkap Pengalaman Menangkap Ikan
pos kupang.com, feliks janggu
NELAYAN -Para nelayan ramai-ramai membakar ikan hasil tangkapan peserta lomba mancing tradisiomal di Pantai Lewomuda Demon Pagong Flotim Sabtu (11/8/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM-LARANTUKA- Para nelayan dari tujuh desa di Kecamatan Demon Pagong Flores Timur memeriahkan lomba "traditional fishing"di Pantai Lewomuda Sabtu (11/8/2018).

Mereka membawa sampan masing-masing dan mengadu ketangkasan dalam menangkap ikan dengan umpan alami dan alat tangkap tradisional.

Bernardus Buda (49) salah satu nelayan peserta asal Lamika menceritakan betapa mudahnya mencari ikan di laut.

Namun tahun-tahun terakhir jelasnya, tidak mudah mendapatkan ikan seperti 20 tahun silam.

Pengakuan yang sama disampaikan oleh Bernardus Regi Tobing (45) warg Lewomuda. Dulu ketika mereka pergi memancing, meski hanya dua tiga mata kail, ikan dapat banyak.

Sebaliknya saat ini meski mata kailnya banyak, hasil yang diperoleh sangat sedikit sekali.

Namun tambah Bernardus, pengeboman ikan sudah tidak ada lagi di wilayah itu.

"Orang tidak berani memang bom di sini," tambah Kornelis Pati Hera (59) dan Dominikus Dalu Openg (48).

Masyarakat pun sudah mulai merasakan dampak positif berkurangnya aksi pengeboman dan potas di sekitar teluk Pulau Konga Flotim itu.

Para nelayan ini mengharapkan lomba mancing tradisional digelar setiap dua kali, bahkan tiap tiga sampai empat kali dalam sebulan. (*)

.


Penulis: Felix Janggu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help