Berita Regional

Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Hebohkan Warga

Penemuan mayat bayi laki-laki di sebuah tong sampah depan SD 001 Mamasa, menggegerkan warga setempat.

Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Hebohkan Warga
POS KUPANG/NOVEMY LEO
MAYAT BAYI --- Mayat bayi yang ditemukan warga di Jalan Bajawa RT 36/ RW 11 Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Senin (26/8/2013) siang.

POS-KUPANG.COM | MAMASA - Penemuan mayat bayi laki-laki di sebuah tong sampah depan SD 001 Mamasa, Sulawesi Barat, Minggu (12/8/2018) pukul 07.15 Wita, menggegerkan warga setempat.

Bayi yang terbalut selembar sarung itu ditemukan warga tertimbun di tengah tumpukan sampah dalam kondisi dikerumuni lalat dan semut.

Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan petugas kebersihan Kota Mamasa yang sedang mengangkut tumpukan sampah.

Baca: Satu Keluarga Ini Tertabrak Kereta Api, 1 Orang Tewas

Laupe, salah seorang anggota Polres Mamasa yang pertama kali menerima laporan dari petugas kebersihan itu, langsung mengevakuasi mayat bayi tersebut ke Puskesmas Mamasa, untuk dilakukan pemeriksaan.

Laupe kemudian menghubungi rekanya di reserse kriminal Polres Mamasa. "Saya langsung bawa ke puskesmas terdekat dan menghubungi petugas reskrim Mamasa agar kasus in bisa ditindaklanjuti," kata Laupe, Minggu.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mamasa Iptu Dedy Yuliantho mengatakan, pihaknya tengah mengumpulkan barang bukti di lokasi yang bisa dijadikan sebagai petunjuk awal penyelidikan kasus ini.

Belum diketahui siapa orangtua bayi tersebut yang tega membuang anaknya ke tong sampah. Pihaknya akan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap kasus tersebut.

"Kasusnya sedang kita selidiki. Petugas telah mengambil beberapa barang bukti yang bisa jadi petunjuk. Yang pasti, bayi yang sudah tak bernyawa ini ditemukan warga di tong sampah," kata Dedy.

Polres Mamasa berharap masyarakat yang mengetahui seputar kasus itu bisa memberikan informasi dalam rangka pengungkapan kasus tersebut. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved