Berita Internasional

Banjir Bandang di India, 37 Orang Tewas dan Puluhan Ribu Mengungsi

Serangkaian bencana banjir bandang yang terjadi di India dalam beberapa hari terakhir dilaporkan telah menewaskan hingga setidaknya 37 orang.

Banjir Bandang di India, 37 Orang Tewas dan Puluhan Ribu Mengungsi
KOMPAS.com/AFP PHOTO
Warga menyaksikan sebuah rumah yang hancur setelah diterjang banjir di Kannappankundu di Kozhikode, negara bagian Kerala, India. 

POS-KUPANG.COM | KERALA - Serangkaian bencana banjir bandang yang terjadi di India dalam beberapa hari terakhir dilaporkan telah menewaskan hingga setidaknya 37 orang.

Sekitar 36.000 warga terpaksa mengungsi. Banjir bandang tersebut dipicu curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan longsor dan meluapnya waduk di negara bagian Kerala di India selatan.

Melansir dari AFP, Departemen Meteorologi India pada Sabtu (11/8/2018) telah mengeluarkan peringatan bahaya akan kemungkinan terjadi bencana.

Baca: 200 Pasien Pusat Rehabilitasi Narkoba di Vietnam Melarikan Diri

Warga yang berada di wilayah dengan curah hujan tinggi, seperti di Idukki, Wayanad, Kannur, Ernakulam, Palakkad dan Malappuram, diminta untuk selalu waspada.

Pemerintah setempat mencatat korban jiwa akibat banjir bandang sejak Rabu (8/8/2018), telah mencapai 37 orang.

"Warga yang terpaksa mengungsi meninggalkan rumah mereka telah dipindah ke sekitar 350 kamp penampungan di seluruh negara bagian," kata seorang pejabat dari Manajemen Bencana Negara Bagian Kerala.

Tentara telah dikerahkan dalam upaya penyelamatan di Kerala setelah dua hari hujan turun dengan lebat. Pemerintah juga telah membuka pintu air dari 27 waduk untuk mengalirkan kelebihan air, termasuk satu waduk terbesar di distrik Idukki yang dibuka untuk pertama kalinya sejak 26 tahun.

"Wilayah negara bagian kita sedang dilanda bencana banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Menteri Utama Negara Bagian Kerala, Pinarayi Vijayan dalam pernyataannya di akun media sosial Twitter.

"Bencana telah menyebabkan penderitaan dan kehancuran tak terkira. Banyak nyawa hilang. Ratusan rumah hancur total," tambahnya.

Meski demikian Vijayan tak lupa menyampaikan terima kasih kepada tim penyelamat dari seluruh India yang telah datang untuk memberikan bantuan.

Vijayan juga telah mengumumkan pemberian uang belasungkawa sebesar 400.000 rupee (sekitar Rp 83 juta) kepada keluarga korban meninggal akibat hujan deras.

Sementara untuk rumah yang hancur, warga akan mendapat kompensasi hingga 1 juta rupee (sekitar Rp 209 juta).

Pemerintah setempat mencatat telah terjadi setidaknya 25 bencana longsor dalam tiga hari terakhir, dengan 21 di antaranya dilaporkan terjadi di Idukki.

Tercatat total hingga 1.501 rumah warga mengalami kerusakan dan setidaknya 101 rumah di antaranya hancur total. Sejumlah jembatan juga dilaporkan hancur. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help