Berita Lembata

AMMAPAI Gelar Baksos Lewotana di Desa Kolontobo

Angkatan Muda Mahasiswa Pelajar Asal Ile Ape (AMMAPAI) Kupang menggelar kegiatan Baksos Lewotana di Desa Kolontobo Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata

AMMAPAI Gelar Baksos Lewotana di Desa Kolontobo
istimewa
Foto bersama Angkatan Muda Mahasiswa Pelajar Asal Ile Ape (AMMAPAI) Kupang saat pembukaan kegiatan Bakti sosial (Baksos) Lewotana di Desa Kolontobo Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata, Jumat (10/8/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Angkatan Muda Mahasiswa Pelajar Asal Ile Ape (AMMAPAI) Kupang menggelar kegiatan Bakti sosial (Baksos) Lewotana di Desa Kolontobo Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata dengan tema Bersama Rakyat Membangun Desa, Minggu (12/8/2018)

Hal tersebut diketahui dari siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM pada minggu siang. Kegiatan tersebut telah dilakukan sejak tanggal 10-17 Agustus 2018 dengan peserta yang berjumlah 45 orang yang merupakan anggota aktif AMMAPAI Kupang.

Ketua Umum AMMAPAI Kupang, Beatus Goran dalam pidatonya saat pembukaaj kegiatan tersebut pada Jumat (10/6/2018) mengatakan, hari ini pembangunan Indonesia ditujukan pada desa. Semua diatur oleh desa, untuk memajukan kota maka diawali dari desa. Untuk dapat mendorong perkembangan dan pembangunan desa, tidak terlepas dari kontribusi dan peran kaum muda atau pemuda.

Dia menjelaskan, pemuda sebagai penggerak, mobilisator perubahan diharapakan mampu berkontribusi secara langsung maupun tidak langsung dalam pembangunan.

Ia menambahkan, pembangunan semata tidak menjadi tujuan utama, tetapi pengembangan ekonomi yang kreatif sehingga ada keseimbangan ekonomi.

"Kalau semua ditujukan pada pembangunan fisik semata, bagaimana dengan perekonomian masyarakat? Bagaimana menghadapi pasar global/pasar bebas?Pemerintah mesti melakukan trobosan baru, maka dilakukan indentifikasi keunggulan yang ada di desa," ungkapnya

Dari Keunggulan tersebut, kata Goran, yang harus di kembangkan, karena masih banyak sektor-sektor keunggulan di desa yang belum di jamah oleh pemerintah, yang mampu mendongkrak pengembangan ekonomi rakyat.

"Mengapa demikian, 5 tahun dan 10 tahun kedepan akan ada pasar global, apakah masyarakat telah siap untuk menghadapi pasar global? Ini meruppakan pertanyaan reflektif bagi kita sekalian," ujarnya

Goran menambahkan, pemuda selalu dikaitkan dengan perubahan bangsa, terkususnya daerah. Oleh karena itu, lanjut Goran, AMMAPAI Kupang hadir untuk menjawab peran pemuda terhadap daerah. Untuk dapat mengaktualisasikan diri kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial dan tanggungjawab, agar bersama rakyat dalam membangun desa.

Kepala Desa Kolontobo, Philipus Payong dalam sambutannya mengatakan, dirinya sangat senang dengan kehadiran kader AMMAPAI di desa Kolontobo

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved