Berita Lembata

10 TKI Ilegal Tiba di Lembata, Ombudsman NTT: Jangan Terulang

Sebanyak 10 TKI asal Lembata, Adonara dan Solor, yang dideportasi Pemerintah Malaysia, tiba di Pelabuhan Lewoleba, Minggu (12/8/2018) malam

10 TKI Ilegal Tiba di Lembata, Ombudsman NTT: Jangan Terulang
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
10 TKI yang dideportasi dari Malaysia menumpang KM Bukit Siguntang dan tiba di Pelabuhan Lewoleba, Minggu (12/8/2018). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Sebanyak 10 TKI asal Lembata, Adonara dan Solor, yang dideportasi Pemerintah Malaysia, tiba di Pelabuhan Lewoleba, Minggu (12/8/2018) malam. TKI ilegal tersebut dipulangkan dengan KM Bukit Siguntang.

Disaksikan Pos-Kupang.com, sebelum turun dari KM Bukit Siguntang, 10 TKI tersebut berkumpul di depan ruang informasi di dek 5 kapal tersebut. Dari 10 TKI itu, dua di antaranya wanita dan seorang adalah ibu hamil.

Di tempat itu mereka dijemput oleh Ibu Noben da Silva dari Ombudsman NTT. Saat bertemu, Ibu Noben lantas menanyakan kabar para TKI selama mengikuti pelayaran dan sejumlah nasihat lainnya.

Kepada TKI yang dideportasi, Noben juga meminta agar jika hendak mencari kerja di Malaysia atau negara lain para TKI seyogianya mengurus surat-surat secara baik. Semua surat harus lengkap sehingga aman selama bekerja.

Baca: BREAKING NEWS:  Kecelakaan Tunggal di Kawasan PT Semen Alak Renggut Nyawa Revin Lette  

"Kalau surat-surat tidak diurus, berangkat secara ilegal, masuk Malaysia tidak dilengkapi dengan dokumen lengkap dan resmi, maka risikonya seperti sekarang. Ditangkap, dijebloskan ke penjara lalu dideportasi," ujar Noben.

Ia juga mengatakan, pemulangan TKI secara paksa ke Lembata merupakan yang pertama kali. Ia berharap kasus seperti itu tidak terulang lagi pada hari-hari ke depan.

Baca: Betapa Gantengnya Jungkook BTS Tampil Tanpa Make up, Bikin Jantung Anda Berhenti Berdetak

Baca: Timnas U-23 Indonesia Menang 4-0 Atas Taiwan di Cabang Sepakbola Asian Games 2018

Untuk itu, katanya, bagi warga yang ingin mencari kerja ke luar negeri, diwajibkan menyiapkan seluruh dokumen secara lengkap.

Kalau itu diperhatikan, maka semua TKI akan aman, baik saat masuk ke negara itu maupun selama bekerja di negara tersebut. (*)

Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help