Berita Kabupaten Lembata

Warga Dolulolong Jangan Termakan Provokasi

Masyarakat harus tenang dan mendukung pemerintah dalam membangun daerah ini.

Warga Dolulolong Jangan Termakan Provokasi
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Suasana jumpa pers Jumat (10/8/2018) malam.

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA -- Warga Desa Dolulolong diminta untuk jangan termakan provokasi yang dilakukan oknum tertentu pada saat-saat seperti ini. Masyarakat harus tenang dan mendukung pemerintah dalam membangun daerah ini.

Imbauan itu disampaikan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur dalam jumpa pers di kediamannya, Kuma Resort di Waijarang, Jumat (10/8/2018) malam sekitar pukul 23.00 Wita.

Jumpa pers itu dihadiri sejumlah pimpinan OPD di antaranya Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata, Apol Mayan, Kadis PU Lembata, Paskalis Tapobali, dan Kadis Kominfo Lembata, Markus Labi Waleng.

Dikatakannya, dalam reklamasi pantai Balauring, masyarakat Dolulolong memang berada di pihak yang berseberangan dengannya. Mereka berusaha menghentikan pekerjaan itu melalui proses hukum di Pengadilan Negeri (PN) Lembata.

Akan tetapi, lanjut dia, pihaknya menyadari bahwa masyarakat hanyalah tameng dari sekelompok orang yang tak menginginkan adanya pembangunan di daerah itu.

Hal tersebut terlihat dari proses persidangan yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

Ia juga sedang mendalami kasus tersebut dan mempelajari kemungkinan untuk melakukan upaya hukum dengan melapor balik oknum-oknum yang diidentifikasi sebagai sutradara dibalik kasus tersebut.

Apalagi obyek gugatan cenderung dicari-cari sehingga berbuntut pada PN Lembata memutuskan menolak gugatan atas pekerjaan reklamasi Pantai Balauring tersebut.

"Pemerintah daerah sedang mempelajari perbuatan-perbuatan melawan hukum yang dilakukan pihak-pihak tertentu baik dalam persidangan maupun di luar persidangan yang mana perbuatan oknum-oknum tersebut menyesatkan informasi, mengganggu kegiatan pemerintah dan meresahkan/memprovokasi masyarakat," ujar Bupati Sunur. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved