Berita Nasional

Timses Jokowi-Ma'ruf Amin Terbentuk, Tinggal Pilih Ketua

Tim pemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin secara umum sudah terbentuk.

Timses Jokowi-Ma'ruf Amin Terbentuk, Tinggal Pilih Ketua
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Pasangan Joko Widodo dan Maruf Amin didampingi tokoh partai pendukung resmi mendaftarkan diri sebagai bakal capres dan cawapres di Komisi Pemilihan Umum RI, Jakarta, Jumat (10/8/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Tim pemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin secara umum sudah terbentuk. Para sekretaris jenderal partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja, Sabtu (11/8/2018) siang, menggelar pertemuan untuk merapihkan struktur tim pemenangan di sebuah rumah di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat.

"Sejak siang tadi, dimulai pukul 15.00 WIB, para Sekjen Koalisi Indonesia Kerja merapihkan struktur kampanye pemenangan. Jadi hampir semua divisi di tim sudah terbentuk," ujar Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni di sela rapat.

Struktur tim pemenangan itu dipimpin oleh seorang ketua yang membawahi 11 direktorat. Sebanyak 11 direktorat itu, yakni perencanaan, konten, komunikasi politik, media dan sosmed, kampanye, pemilih muda, penggalangan dan penjaringan, logistik dan Alat Peraga Kampanye, hukum dan advokasi serta saksi dan relawan.

Baca: Kapal Pengangkut Wisatawan Asing Tenggelam di Perairan Taman Nasional Komodo

"Secara spesifik, kami dari PSI dipercayakan sebagai direktorat namanya perencanaan yang akan membawahi visi misi, debat dan desain kreatif," ujar Raja Juli.

Masing-masing direktorat dipimpin seorang direktur didampingi oleh sembilan orang wakil direktur. Raja Juli mengatakan, jabatan tersebut sudah diisi oleh kader partai politik Koalisi Indonesia Kerja.

Sementara, soal ketua tim pemenangan, Raja Juli belum dapat mengungkapkan siapa saja yang dijadikan kandidat.

Namun, masing-masing partai politik sudah mengajukan kadernya untuk menjadi ketua tim pemenangan. Usulan itu akan dibawa ke hadapan Jokowi untuk dipilih satu di antaranya.

"Tergantung Pak Presiden saja nanti. Yang penting ketua timses ini menunjukkan kapasitas, kapabilitas, akseptabilitas, ada kewibawaan politik juga. Soal nama, nantilah, enggak enak saya. Biar nanti Pak Presiden," ujar Raja Juli.

Jokowi, lanjut Raja Juli, berpesan agar pembentukan tim pemenangan harus mengikuti azas efektif, efisien, tidak terlalu besar namun harus koordinatif, memutuskan segala sesuatunya secara kolektif kolegial dan akomodatif.

Dalam rapat merapihkan struktur tim pemenangan, selain Raja Juli, hadir Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen Golkar Lodewijk Paulus, Sekjen Partai Nasdem Johnny G. Platte, Sekjen Partai Hanura Herry Lontung, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding dan Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan. Adapun, Sekjen PPP Arsul Sani tidak hadir lantaran sakit dan Sekjen Perindo Ahmad Rofiq yang ada urusan mendadak. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help