Berita Pilpres 2019

PSI dan Partai Perindo Dicoret KPU Sebagai Pengusung Jokowi dengan Ma'ruf Amin, Ini Alasannya

PSI dan Partai Perindo Dicoret KPU Sebagai Pengusung Jokowi dengan Ma'ruf Amin, Ini Alasannya

PSI dan Partai Perindo Dicoret KPU Sebagai Pengusung Jokowi dengan Ma'ruf Amin, Ini Alasannya
Tribunnews.com
Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno 

POS-KUPANG.COM - PSI dan Partai Perindo Dicoret KPU Sebagai Pengusung Jokowi dengan Ma'ruf Amin, Ini Alasannya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencoret dua partai pengusul yang terdapat pada berkas dukungan persyaratan Pilpres 2019.

Berkas tersebut sebelumnya menyebutkan delapan partai yang mengusulkan Jokowi-Ma'ruf, yakni PDIP, Golkar, Nasdem, PPP, PKB, PSI, Hanura, dan Perindo.

Baca: Festival 3 Gunung Bukan Milik Pemerintah

Baca: Pemda Ende Dinilai Diskriminatif Kepada Anggota Paskibraka

Baca: KH Maruf Amin Tak Bakalan Bisa Saingi Harta Kekayaan Sandiaga Uno, Antara Juta dan Triliun

Namun, lantaran peraturan menyebutkan bahwa yang boleh mengusulkan pasangan Capres-Cawapres hanya partai yang memiliki kursi parlemen berdasarkan pemilu sebelumnya, yakni tahun 2014, maka dua partai, PSI dan Perindo, dicoret dari berkas tersebut.

"Ketentuan partai pengusung adalah peserta pemilu terakhir, kami coret dua parpol yang belum ikut pemilu 2014 yaitu PSI danPerindo," ujar Kepala Biro Teknis dan Hukum KPU, Nur Syarifah, saat penyerahan berkas yang berlangsung di kantor KPU, Jln Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

Secara terpisah, Komisioner KPU Hasyim Asyari menjelaskan bahwa dicoretnya PSI dan Partai Perindo dari berkas partai pengusul mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Baca: Dispora Ende Usulkan Dana Untuk Paskibraka Di Kecamatan Namun Ditolak

Baca: Hasni Korban Dukun Jago Dapat Tiga Perawatan Khusus Seperti Ini

Baca: Ini Pemateri Dalam Seminar Sehari BEM STIKes Maranatha Kupang

Pada pasal 222 disebutkan bahwa pasangan Capres-Cawapres diusulkan oleh parpol atau gabungan parpol peserta pemilu yang memenuhi syarat.

Yakni, paling sedikit memiliki 20 persen kursi DPR atau memperoleh 25 persen suara sah nasional pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014.

"Statusnya (Jokowi-Ma'ruf) kan sudah didaftarkan oleh partai pengusul. Jadi yang dihitung sebagai parpol pengusul ya yang sudah mendaftarkan tadi," jelas Hasyim.

Meskipun dicoret sebagai partai pengusul Jokowi-Ma'ruf, namun PSI dan Perindo tetap bisa memberi dukungan kepada pasangan calon tersebut. Statusnya nanti hanya sebagai partai pendukung.

Baca: Pusat Peringatan Tsunami Nasional Beri Arahan Soal Gempa dan Tsunami

Baca: Menpan.go.id-Agar Tes CPNS 2018 Lancar Siapkan, 19 Hal Wajib Sebelum Daftar di Sscn.bkn.go.id

Baca: Pemkab Lembata Gandeng Pemkab Badung

Halaman
1234
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved