Berita Kabupaten Ende

IAS Syuradikara Ende Gelar Kegiatan Assessment Mutu

SMA Swasta Katolik Syuradikara, Ende terus berbenah diri. Berbagai upaya strategis terus dilakukan seiring dengan tuntutan dan kebutuhan zaman.

IAS Syuradikara Ende Gelar Kegiatan Assessment Mutu
ISTIMEWA
IAS Syuradikara Ende Menggelar Kegiatan Assesssment

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM|ENDE--SMA Swasta Katolik Syuradikara, Ende terus berbenah diri.  Berbagai upaya strategis terus dilakukan seiring dengan tuntutan dan kebutuhan zaman.

Seperti yang dilakukan pada Selasa (6/8/2018) hingga Jumat (10/8/2018) dalam kerjasamanya dengan Ikatan Alumni Syuradikara (IAS) Nusantara melaksanakan kegiatan assessment mutu dengan menghadirkan assessor eksternal dari Universitas Gajah Mada, Robertus Bala Baowollo.

Kepala Sekolah SMAK Syuradikara Ende, Pater Stef Sabon Aran SVD kepada Pos Kupang, Sabtu (11/8/2018) mengatakan pada kegiatan assessment itu Robertus Bala Baowollo mencoba memetakan titik – titik terlemah dalam seluruh proses manajemen kegiatan belajar mengajar di kelas mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Baowollo memulai proses assessment dengan observasi RPP untuk memastikan apakah ada kesesuaikan RPP dengan silabus atau kurikulum sebelum melakukan observasi pelaksanaan pembelajaran di kelas.

Menurut Baowollo, RPP harus disusun sebagai alat kerja untuk kelompok siswa spesifik. Satu RPP digunakan untuk semua kelompok siswa perlu dihindari.

Menurutnya RPP tidak boleh dianggap sebagai pelengkap administrasi pembelajaran. Dalam proses pelaksanaan pembelajaran bukan berapa banyak materi yang diajarkan tetapi seberapa dalam materi itu dimengerti oleh siswa.

Baowollo mengatakan, perlu disadari bahwa konstruksi soal- soal dalam Ujian Nasional yang merujuk pada model konstruksi soal PISA, TIMSS harus dibaca dengan sikap kritis karena kultur dan praksis pembelajaran di sekolah masih dibawah level penguasaan materi pembelajaran pada kategori HOTS ( Higher Order Thingking Skill).

Ketua Ikatan Alumni Syuradikara (IAS) Nusantara, Yanto Jou yang memfasilitasi kegiatan ini mengatakan, kegiatan assessment bagi para guru SMAK Syuradikara ini merupakan salah satu bentuk kepedulian para alumni terhadap almamaternya. Harapan para alumni agar almamaternya tetap menunjukkan keberadaannnya sebagai Pencipta Pahlawan Utama.

Sementara itu, Kepala SMAK Syuradikara, P. Stef. Sabon Aran, SVD menjelaskan, penting bagi guru untuk dilakukan assessment oleh eksternal evaluator.

"Dengan begitu kita bisa memperoleh perspektip pembanding untuk melengkapi dan memperkaya berbagai hasil evaluasi internal yang sudah dilakukan oleh sekolah untuk merumuskan kebijakan dan strategi kolaboratif demi peningkatan mutu,"ujarnya.

Pihaknya berharap agar kegiatan itu memberikan nilai tambah bagi para siswa maupun guru di SMAK Syuradikara Ende.

Pater Stef mengatakan dirinya menyambut baik apa yang dilakukan oleh IAS Syuradikara Ende karena menurutnya bahwa hal itu merupakan suatu bentuk kepedulian terhadap alumni.

Dikatakan sebagai sekolah dengan moto pencipta pahlawan utama akan terus membenahi diri menjadi lebih baik. (*)


Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved