Berita Regional

Hasni Korban Dukun Jago Dapat Tiga Perawatan Khusus Seperti Ini

Hasni, korban dukun jago dapat tiga jenis perawatan khusus seperti ini, agar ebnar-benar sehat jasmani dan rohani.

Hasni Korban Dukun Jago Dapat Tiga Perawatan Khusus Seperti Ini
KOMPAS.com/Dok. Polres Tolitoli
Suasana haru saat Hasni berhasil dievakuasi dari celah bebatuan yang tak jauh dari rumahnya. Sanak keluarga langsung memeluk Hasni, yang diduga telah hilang dan bahkan telah meninggal dunia selama 15 tahun. 

POS-KUPANG.COM -  Hasni, korban dukun jago dapat tiga jenis perawatan khusus seperti ini, agar ebnar-benar sehat jasmani dan rohani.

Hasni (28) korban kasus pencabulan selama 15 tahun diduga dilakukan Mbah Jago, 83, kini diamankan di Rumah Aman atau safe house  -Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tolitoli, Sulteng.

Rumah aman yang baru saja dibangun “darurat” itu, disampaikan Kadis P2TP2A Tolitoli Lely Husna Bantilan SSos MM, lokasinya berada di bagian belakang kantornya.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 11 Agustus 2018, Virgo Dan Aries Perbaiki Rumah

Baca: 5 Zodiak Paling Mampu Menjalani Hubungan LDR, Pasanganmu Termasuk?

Bangunan ini didirikan bertujuan memberikan ruang gerak yang lebih leluasa kepada korban untuk memulihkan diri, agar bisa cepat pulih dari trauma yang sudah dialaminya pasca penyekapan selama 15 tahun dalam gua batu.

Di Rumah Aman, P2TP2A memberikan pendampingan melalui konseling, spritiual, pendekatan emosional dengan keluarga, serta upaya lain agar Hasni bisa kembali beradaptasi dan bersosialisasi dengan masyarakat lainnya, setelah pulang ke rumah.

Hasni, korban penculikan dukun jado yang hilang sejak 15 tahun lalu
Hasni, korban penculikan dukun jado yang hilang sejak 15 tahun lalu (net)

“Hasni dan keluarganya kami tempatkan di rumah aman. Dibantu oleh Dinas Sosial dan Polres Tolitoli. Pelayanan kesehatan juga diberikan. Pokoknya semua pelayanan dimaksimalkan, termasuk perawatan medis, kejiwaan, serta spiritual,” urai Lely yang menambahkan, Rumah Aman dibangun dengan modal seadanya, sebab anggaran yang dimiliki dinas yang baru terbentuk pertengahan 2017 ini, sangat minim.

Baca: Ciri Orang Suka Selingkuh, Kamu Termasuk? Pikir 4 Hal Ini Sebelum Berselingkuh Ya

Baca: Kalau Diare, Jangan Konsumsi Susu Dan 4 Makanan Ini, Bisa Tambah Parah Diaremu

Meski begitu, P2TP2A tak patah semangat, justru semakin terpacu untuk terus memberikan pendampingan kepada Hasni dan keluarganya yang kini berkumpul di Rumah Aman.

“Harapan kami, di tahun berikutnya ada perhatian dan prioritas pemerintah dengan memberikan anggaran yang lebih besar, sehingga kami bisa terus melaksanakan tugas dan tanggujawab dengan maksimal,” harapnya.

Hasni bersama keluarga (kiri). Dukun jago (kanan) yang diduga menculik hasni sejak 15 tahun lalu
Hasni bersama keluarga (kiri). Dukun jago (kanan) yang diduga menculik hasni sejak 15 tahun lalu (net)

Belum bisa ditemui awak media, lanjut Lely, ia hanya bisa menceritakan kondisi terkini Hasni. Katanya, anak bungsu dari 11 bersaudara ini, hampir benar-benar pulih, baik kesehatan maupun kejiwaannya.

Baca: Ternyata Masa Lalu KPop BTS Sungguh Mengharukan, Seperti Apa, Army Jangan Kaget dan Syok

Baca: Penggemar BTS Mesti Tahu 7 Profil Idolanya, Rap Monster, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V dan Jungkook

Di hadapan petugas konseling dan pendamping, Hasni makin lancar berbicara, mampu menjawab beberapa pertanyaan ringan dan bercanda, serta mengutarakan beberapa keinginannya, salah satunya ingin belajar salat.

Hasni, korban penculikan dukun jado yang hilang sejak 15 tahun lalu
Hasni, korban penculikan dukun jado yang hilang sejak 15 tahun lalu (net)

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Tolitoli AKBP M. Iqbal Alqudussy SH SIK membenarkan perihal keberadaan Hasni saat ini di Rumah Aman.

“Setelah di ruqiyah Selasa malam, besoknya kita bawa ke Rumah Aman. Dipastikan, keamanan korban betul-betul kami perhatikan, termasuk saksi kunci yakni istri tersangka Kakek Jago dan anaknya, atau suami dari kakak Hasni. Korban dan saksi harus mendapat perlindungan maksimal,” tegas Kapolres. (*) 

Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help