Berita Provinsi NTT

DPRD NTT Minta Penegak Hukum Proses Kasus Calon TKW Asal Nagekeo

DPRD NTT meminta aparat penegak hukum memroses dengan mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap salah satu calon TKW asal Nagekeo.

DPRD NTT Minta Penegak Hukum Proses Kasus Calon TKW Asal Nagekeo
Pos Kupang/Petrus Piter
Laurensius Tari Wungo 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - DPRD NTT meminta aparat penegak hukum agar memroses dengan mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap salah satu calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Ulupulu, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Kekerasan dalam bentuk penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum perekrut.

Anggota DPRD NTT, Laurensius Tari Wungo, kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (11/8/2018).

Menurut Laurensius, informasi yang diperoleh bahwa salah satu calon TKW asal Nagekeo, mengalami penganiayaan oleh perekrut.

Baca: Gelar Deklarasi Kita Indonesia, PMKRI Roadshow ke 15 Kota di Indonesia

"Dari informasi yang kami dapat bahwa calon CTKI ini diperlakukan tidak senonoh oleh oknum perekrut. Oknum perekrut ini punya penampungan di Kota Kupang," kata Laurensius.

Anggota Fraksi Partai Hanura ini menjelaskan, oknum perekrut itu selalu memaksa calon TKW itu agar dirinya melayani nafsu bejatnya.

"Kami minta kasus ini harus diusut tuntas dan pelaku atau perekrut itu harus diproses sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Dia mengatakan, kasus itu telah dilaporkan ke polisi di Nagekeo, namun polisi beralasan bahwa lokus kasusnya di Kota Kupang sehingga harus diproses di Polres Kupang Kota. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved