Berita Kabupaten Rote Ndao

Perkara PHP Rote Ndao, MK: Permohonan Dicabut oleh Kuasa Hukum

MK menggelar sidang Pengucapan ketetapan perkara perselisihan hasil pemilihan (PHP) Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao

Perkara PHP Rote Ndao, MK: Permohonan Dicabut oleh Kuasa Hukum
KOMPAS.COM/Sandro Gatra
KOMPAS.COM/Sandro Gatra Gedung Mahkamah Konstitusi 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang Pengucapan ketetapan perkara perselisihan hasil pemilihan (PHP) Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Kamis (9/8/2018).

Dalam sidang pengucapan ini, Hakim mengatakan adanya penarikan kembali berkas gugatan dari kuasa hukum pemohon perkara 14/PHP.BUP-XVI/2018 dan 22/PHP.BUP-XVI/2018 yakni Petrus Bala Pattyona.

Hal itu dilakukan pada sidang pemeriksaan pendahuluan, Kamis tanggal 26 Juli 2018, yang dihadiri oleh kuasa hukum pemohon.

Baca: Ibu Rumah Tangga Ini Diperkosa dan Dirampok Tetangganya Sendiri

"Telah menerima surat perihal pencabutan permohonan nomor 25 dan seterusnya, dalam perkara a quo, dari kuasa hukum pemohon. Dengan demikian berarti pemohon menarik gugatannya," ujar Hakim Ketua Anwar Usman, di ruang sidang MK, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018).

Berdasarkan pasal 17 ayat 1, ayat 3 dan ayat 45 Tahun 2017, bahwa terhadap pencabutan atau penarikan kembali permohonan tersebut maka permohonan pemohon tak dapat diajukan kembali.

Anwar mengatakan Rapat Permusyawaratan Hakim pada hari Selasa (7/8) telah menetapkan bahwa penarikan kembali permohonan pemohon dalam perkara Nomor 22 dan seterusnya beralasan hukum.

"Dan permohonan tidak dapat diajukan kembali mengingat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945," tutur dia.

MK pun menetapkan dan mengabulkan penarikan kembali permohonan pemohon tersebut, dimana permohonan nomor 22 dan seterusnya, perihal PHP Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao tahun 2018 ditarik kembali.

"Pemohon tidak dapat mengajukan kembali permohonan PHP ini. Dan memerintahkan panitera Mahkamah Konstitusi untuk mengembalikan berkas permohonan kepada pemohon," pungkasnya.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved