Berita Kota Kupang

Wawali Buka Kegiatan Bimbingan Teknis Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Hermanus mengatakan semua layanan publik harusnya menggunakan tekonologi termasuk layanan perizinan

Wawali Buka Kegiatan Bimbingan Teknis Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
POS KUPANG/MARIA E TODA
Wakil Walikota Kupang saat membuka kegiatan Bimbingan teknis Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup), Tim Evaluasi Penyerapan Realisasi Anggaran (Tepra) di Hoyel Sylvia Kupang Rabu (8/8/2018).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Maria A E Toda

POS-KUPANG.COM|KUPANG-- Wakil walikota Kupang Hermanus Man membuka kegiatan Bimbingan teknis Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup), Tim Evaluasi Penyerapan Realisasi Anggaran (Tepra) di Hoyel Sylvia Kupang Rabu (8/8/2018).

Dalam sambutannya Hermanus mengatakan setiap regulasi yang dibuat oleh pemerintah pusat dan diturunkan kepada pemerintah daerah punya tujuan yang sama yaitu menciptakan pemerintahan yang Efisien, efektif dan ekonomis.

Hal yang sama juga menurut Wawali harus diterapkan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

" Regulasi yang diturunkan pasti sama dan tujuannya pun sama tinggal bagaimana kita membuatnya agar tercapai tiga prinsip itu yaitu efisien, efektif dan ekonomis. Berbicara mengenai regulasi kita juga harus ingat bahwa sekarang ini E-Government jadi harus manfaatkan teknologi dalam pelayanan publik," ujarnya.

Menurut Hermanus teknologi harus betul-betul dimanfaatkan dalam melancarkan pelayanan publik agar masyarakat menjadi lebih terbantu dan mudah untuk mendapatkan pelayanan.

Hermanus  mengatakan semua layanan publik harusnya menggunakan tekonologi termasuk layanan perizinan agar tidak ada lagi main mata saat pengurusan.

Selama 3 hari kegiatan ini Hermanus berharap agar para pimpinan OPD dan juga peserta bimtek lainnya bisa mengikuti kegiatan dengan baik sehingga bisa menghasilkan sumber daya manusia yang mumpuni.

" Saya berharap pimpinan OPD bisa membawa 3 hal yaitu pengetahuan akan regulasi kalau sudah tahu mengenai regulasi lanjutkan ke proses. Setelah itu Attitude para peserta harus bisa menyesuaikan diri dengan regulasi yang ada begitupun dengan prosedur dan yang ketiga adalah skill. Tanpa skill tidak ada gunanya jadi saya harap bisa bawa itu semua selama 3 hari ini," pungkas Wawali. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved