Berita Sikka

TPDI Pertanyakan Kemanakah Dana Pengamanan Pilkada 2018 di Sikka Sebesar Rp 5,8 Miliar

TPDI Pertanyakan Kemanakah Dana Pengamanan Pilkada 2018 di Sikka Sebesar Rp 5,8 Miliar?

TPDI Pertanyakan Kemanakah Dana Pengamanan Pilkada 2018 di Sikka Sebesar Rp 5,8 Miliar
ISTIMEWA
Koordinator TPDI dan Advokat PERADI, Petrus Selestinus 

Informasi masyarakat menyebutkan bahwa jumlah anggota Bintara Polres Sikka yang bertugas di lapangan atau PAM TPS sebanyak 310 personil hanya dibayar Rp 2.300.000 per personil atau sebesar Rp 713.000.000.

Sedangkan jumlah personil yang bertugas sebagai PAM Mako sebanyak 100 personil dibayar Rp 1.400.000 per personil atau sebesar Rp 140.000.000.

Dari total anggaran untuk pengamanan Pilgub NTT dan Pilgub 2018 di Sikka adalah Rp 5.895.012.000 ditambah Rp 400.000.000, menjadi Rp 6.295.012.000.

Dengan demikian yang perlu dipertanyakan adalah apakah 80 persen anggaran yang belum dipakai masih ditahan Pemda Sikka atau sudah dibelanjakan untuk kebutuhan lain terkait Pilkada.

Dengan demikian kalau dijumlah menurut personil yang bertugas di PAM TPS dan PAM Mako, maka hasilnya adalah untuk PAM TPS 310 personil x Rp 2.300.000 menjadi Rp 713.000.000.

Baca: Bertin Seke: Sekda Belum Ada Surat Persetujuan Mendagri

Baca: Menteri PUPR : Industri Konstruksi Berkontribusi Pada Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Baca: Gelombang Panas di Inggris Membawa Booming bagi Sektor Pariwisata

poskupangcom
instagram.com/poskupangcom

Sedangkan untuk PAM Mako 100 personil x Rp1.400.000 menjadi Rp. 140.000.000 sehingga total dana yang dikeluarkan oleh Polres Sikka kepada 410 personil Bintara Polres Sikka adalah sebesar Rp 853.000.000.

Sehingga sisa dana pengamanan Pilkada Sikka yang belum terpakai atau terpakai untuk kebutuhan lain yang belum dijelaskan, jumlahnya masih sangat besar yaitu mencapai sebesar Rp 5.442.012.000.

Kelebihan dana pengamanan untuk Pilkada Sikka kurang lebih sebesar Rp 5. 442.012.000 karena para Bintara Polres Sikka berjumlah kurang lebih 400 personil hanya dibayar dengan jumlah yang sangat minim ketimbang tanggung jawab yang dibebankan kepada para Bintara Polres Sikka selama Pilkada berlangsung.

Penggunaan dana yang sangat minim, inilah yang menimbulkan tanda tanya publik terlebih-lebih di internal keluarga besar Polres Sikka, karena dana pengamanan untuk Pilkada seharusnya pembagiannya dilakukan secara layak dan proporsional kepada para Bintara Polres Sikka daripada kelebihan dana itu tidak jelas peruntukannya pasca Pilkada, sehingga menimbulkan polemik dan saling curiga.

Baca: 2 Staf KPK Datang ke Matim. Ada Apa Ya !

Baca: 5 Alasan Kenapa Kamu Wajib Nonton Drama Korea Familiar Wife! Sudah Mulai Tayang, lho

Baca: Ini Pesan Presiden: Jangan Karena Pilpres Kita Retak

Pemda Sikka dan Polres Sikka, perlu memberikan penjelasan terutama tentang apa yang menjadi dasar perhitungannya sehinggan dana pengamanan Pilkada Sikka sebesar Rp 5.895.012.000.

Halaman
123
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help