Berita Kota Kupang

Kasus Penggelapan Mobil di Manutapen, Dua Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dua Tersangka penggelapan mobil Suzuki APV di Kelurahan Manutapen 4 Juni 2018 diserahlan ke Kejaksaan Negeri Kupang

Kasus Penggelapan Mobil di Manutapen, Dua Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Bambang Haryanto alias Anto

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepolisian Sektor (Polsek) Alak Polresta Kupang Kota akan melimpahkan tersangka Bambang Haryanto alias Anto dan Sony Dethan alias Chaken beserta barang bukti atas kasus penipuan dan penggelapan sebuah mobil Suzuki APV di Kelurahan Manutapen pada 4 Juni 2018 lalu kepada pihak Kejaksaan Negeri Kupang setelah menerima hasil penelitian berkas dari JPU.

Berkas penyidikan telah dikirim oleh Pihak Polsek Alak kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Senin (6/8/2018) setelah dikembalikan oleh pihak kejaksaan untuk dilengkapi pasca ditangkapnya tersangka kedua SD (25) pada Kamis (2/8/2018) yang lalu.

Sebelumnya, berkas pertama telah dikirim kepada pihak kejaksaan pada Sabtu, 14 Juli 2018 yang lalu.

Sony Dethan alias Chaken
Sony Dethan alias Chaken (POS-KUPANG.COM/RYAN NONG)

Kapolsek Alak, Kompol I Gede Sucitra SH kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Rabu (8/8/2018), menjelaskan, kasus penipuan dan penggelapan satu unit mobil Suzuki APV di Kelurahan Manutapen Kecamatan Alak Kota Kupang, saat ini sedang dalam penyidikan dan menunggu hasil penelitian berkas perkara dari JPU.

Baca: PMKRI Ende Gelar Aksi Solidaritas untuk Korban Gempa Lombok

I Gede mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk dari jaksa untuk dilengkapi agar dilimpahkan tersangkanya bersama dengan barang bukti.

"Saat ini kita menunggu petunjuk jaksa, jika lengkap kita akan segera dilimpahkan tersangka dan barang bukti," ungkapnya.

Kasus penggelapan dan penipuan mobil ini dilakukan oleh tersangka BH dan SD pada 4 Juni 2018 yang lalu kepada korban Frengky Sakan di rumahnya yang terletak di RT.026/RW.008 Kelurahan Manutapen Kecamatan Alak Kota Kupang.

Saat itu, BH dan SD melakukan penawaran untuk membeli mobil Suzuki APV milik korban Frengky Sakan. Setelah tersangka dan korban bersepakat soal harga, tersangka BH meminjam mobil korban itu untuk ditunjukkan pada bosnya.

Untuk meyakinkan korban, tersangka BH kemudian menjaminkan sebuah mobil Daihatsu Xenia yang mereka rental kepada korban.

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved