Berita Sumba Timur

Direksi PT. Astil Mengaku Stok Rumput Laut di Sumba Timur Kurang

Rumput laut yang berhasil dikumpulkan oleh pihak PT. Astil baik dari petani di Sumba Timur hanya bisa mencapai 5 ton perhari saja.

Direksi PT. Astil Mengaku Stok Rumput Laut di Sumba Timur Kurang
POS KUPANG/ROBERT
Ir. Maxon M. Pekuwali, M.Si

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Direksi PT. Algae Sumba Timur Lestari (ASTIL) Ir Maxon M. Pekuwali, M.Si mengaku persoalan yang dihadapi oleh perusahan yang mempabrik bahan baku rumput laut setengah jadi yakni kurangnya stok bahan baku rumput laut.

Maxon menyampaikan hal itu kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (8/8/2018).

Maxon mengatakan, bahan baku rumput laut yang berhasil dikumpulkan oleh pihak PT. Astil baik dari petani maupun dari pengumpul di Sumba Timur hanya bisa mencapai  5 ton perhari saja.

Sementara kebutuhan bahan baku yang dibutuhkan pihak PT. Astil yang merupakan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur harus bisa memproduksi 10 ton perhari.

Pihaknya membangun jaringan bisnis ke luar Pulau Sumba dengan merencanakan mendatangkan bahan baku rumput laut dari Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Alor.

"Kita rencana ambil rumput laut dari Sabu dan Alor untuk bisa memenuhi kapasitas ini,"ungkap Maxon.

Maxon mengatakan, sementara untuk transportasi pengakutan rumput laut dari Sabu dan Alor tersebut, pihak PT.Astil sudah mendapatkan pemberian satu unit kapal kayu milik Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Timur dengan kapasitas angkutan 30 ton.

"Pihak pemerintah daerah dan DPRD Sumba Timur sudah setujuh kasih kapal motor itu. Kapal motor itu memang untuk penumpang, tapi nanti kita bongkar lagi ruangan penumpang untuk manfaatkan muat rumput laut dari Sabu atau Alor dengan kapasitas muatan 30 ton," jelas Maxon. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help