Berita Sumba Timur

Demi Menambah Tenaga Kerja, PT.Astil Akan Meningkatkan Produksi 20 Ton Perhari

Meskipun target untuk kapasitas produksi rumput laut setengah jadi 10 ton perhari masih belum maksimal, namun PT. Algae Sumba Timur Lestari

Demi Menambah Tenaga Kerja, PT.Astil Akan Meningkatkan Produksi 20 Ton Perhari
pos kupang.com, robert ropo
Direksi PT. Algae Sumba Timur Lestari (ASTIL) Ir Maxon M. Pekuwali, M.Si 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--------Meskipun target untuk kapasitas produksi rumput laut setengah jadi 10 ton perhari masih belum maksimal, namun PT. Algae Sumba Timur Lestari (Astil) akan menambah kapasitas produksi 20 ton perhari

Direksi PT. Algae Sumba Timur Lestari (ASTIL) Ir Maxon M. Pekuwali, M.Si kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (8/8/2018) mengatakan target itu harus terlaksana karena untuk memperbanyak kayawan dari masyarakat Sumba Timur untuk menampung bekerja di PT yang berstatus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Sumba Timur.

Kata dia untuk saat ini, jumlah karyawan yang bekerja di PT tersebut sebanyak 147 orang karyawan dimana dengan rincian 110 karyawan harian yang merupakan masyarakat asli Sumba Timur dan sisanya karyawan tetap. Sementara gaji karyawan harian dengan sebesar Rp 62.000 perhari.

"Pemerintah daerah dirikan perusahaan ini dengan tujuan selain meningkatkan PAD, juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga,"kata Maxon.

Kata dia untuk mencapai target kapasitas produksi rumput laut 20 ton perhari, pihaknya akan mengusulkan bantuan pembangunan fasiltas seperti bak cuci, bak rebus, pemanas Oli, crean, bangunan IPAL dan sejumlah fasilitas lainya kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Selain itu juga pihaknya mengusulkan juga satu unit kapal untuk menambah kapasitas produksi tersebut.

"Jadi kita rencana minta dua kapal tapi satu kapalnya sudah dari Dinas Perhubungan itu, maka kita akan mau usul lagi bantuan satu kapal motor lagi untuk angkut bahan baku rumput laut dari luar pulau Sumba,"pungkas Maxon. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help