Berita Kabupaten Sumba Barat

Camat Daud Bora, Usulkan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Di Selatan Sumbar

Joko Widodo agar menetapkan wilayah selatan Sumba Barat menjadi kawasan khusus pengembangan ekonomi pariwisata.

Camat Daud Bora, Usulkan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Di Selatan Sumbar
POS KUPANG/PETRUS PITER
Camat Lamboya Barat, Sumba Barat, Daud Eda Bora, S.H.

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Petrus piter

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Camat Lamboya Barat, Kabupaten Sumba Barat, Daud Eda Bora, S.H mengusulkan kepada tim dewan pertimbangan presiden (Watimpres). RI agar menjadikan kawasan Selatan Sumba Barat terdiri Wanokaka dan Lamboya menjadi kawasan ekonomi khusus pariwisata.

Daud Eda Bora meminta tim Watimpres menyampaikan hal kepada presiden RI, Joko Widodo agar menetapkan wilayah selatan Sumba Barat menjadi kawasan khusus pengembangan ekonomi pariwisata.

Untuk mendukung keinginan itu, pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 300 ha.

Camat Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Daud Eda Bora, S.H menyampaikan hal itu saat berdialog dengan tim Watimpres RI yang dipimpin Julie Trisnadewani di aula kantor bupati Sumba Barat, Rabu (8/8/2018).

Dalam pertemuan yang dihadiiri wakil bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, S.P, hadir pula tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan dinas, badan dan kantor lingkup pemerintahan Kabaten Sumba Barat, Camat Lamboya Barat, Daud Eda Bora, mengatakan, pemerintah RI menetapkan Batam sebagai daerah khusus pengembangan ekonomi maka Sumba Barat, presiden Joko Widodo menetapkan pula wilayah selatan Sumba Barat sebagai kawasan pengembangan ekonomi khusus pariwisata.

Hal itu karena wilayah selatan Sumba Barat memiliki pantai indah, gelombang tinggi cocok untuk olahraga selancar dan memiliki hotel Nihi Watu, salah satu hotel yang pernah menyabet predikat terbaik dunia.

Terhadap usulan itu, ketua rombongan Watimpres RI, Julie Trisnadewani, menyatakan mendukung usulan tersebut dan tim akan melakukan kajian untuk selanjutnya disampaikan ke Presiden Joko Widodo.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyarankan pemerintah daerah segera membentuk kelompok sadar wisata bagi masyarakat setempat untuk menangkap peluang ekonomi yang tercipta. Dengan demikian, tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat meningkat pula. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved