Berita Kabupaten Kupang

Bangun Gedung Baru Puskesmas Tarus Habiskan Dana Rp 4 Miliar

Pemerintah Kabupaten Kupang membangun gedung baru Puskesmas Tarus yang lebih representatif.

Bangun Gedung Baru Puskesmas Tarus Habiskan Dana Rp 4 Miliar
ISTIMEWA
Kepala Puskesmas Tarus, drg. Imelda Sudarmadji

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM | TARUS - Antusias warga khususnya di Kecamatan Kupang Tengah untuk berobat di Puskesmas Tarus mendorong Pemerintah Kabupaten Kupang membangun gedung baru yang lebih representatif.

Saat ini tengah dibangun fondasi dan ditargetkan tahun 2019 sudah dapat digunakan sebagai puskesmas rawat inap.

Adapun bangunan dua lantai dengan luas bangunan 1.055 meter persegi dengan sumber dana DAK afirmasi 2018 sebesar Rp 4.073.715.822,86 di bangun oleh PT Mahakarya Agung Jaya.

Baca: Diperdaya Paman Sendiri, Gadis 14 Tahun Asal TTS Jadi Korban Trafficking

Kepala Puskesmas Tarus, Drg. Imelda Sudarmadji kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (8/8/2018), menjelaskan, pembangunan gedung baru ini memang sudah lama direncanakan dan baru terealisasi sekarang.

Proses pembangunannya merupakan kebijakan dari pimpinan atas sementara pihaknya selaku penyelenggara di tingkat bawah mensyukurinya sebagai sebuah berkat.

Dia mengakui pada awal pembangunan memang sempat ada miskomunikasi tetapi oleh pimpinan atas sudah menyelesaikannya sehingga proses pembangunan kini tengah dilaksanakan berupa pembangunan pagar dilanjut dengan fondasi.

"Kita bangun gedung baru di bagian timur dari gedung lama. Ruangannya banyak ada KIA-KB, Gizi, poli umum, Lansia dll. Ruangan sesuai dengan permenkes 75," katanya.

Apakah jadi puskesmas rawat inap, Imelda mengiyakan. Sesuai pertemuan bersama dengan kepala dinas kesehatan Kabupaten Kupang bahwa setelah gedung baru jadi,status Puskemas Tarus akan dijadikan rawat nginap.

"Adapun bangunan ini dikerjakan dua lantai dengan luas bangunan: 1.055 meter persegi dengan sumber dana DAK afirmasi 2018 sebesar Rp 4.073.715.822,86 di bangun oleh PT.Mahakarya Agung Jaya. Proyek berjalan didampingi oleh TP4D atau Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah," jelas Imelda. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help