Berita TTS

Sekda TTS Ancam Non Job Kepala OPD Jika Tak Capai Target PAD

masih ada delapan organisasi perangkat daerah ( OPD) yang realisasi PAD nya hingga saat ini belum mencapai 50 persen.

Sekda TTS Ancam Non Job Kepala OPD Jika Tak Capai Target PAD
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Sekda TTS, Marthen Selan 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Hingga memasuki awal bulan Agustus, realisasi pencapaian target pendapatan asli daerah ( PAD) Kabupaten TTS telah mencapai 52 persen. Namun, masih ada delapan organisasi perangkat daerah ( OPD) yang realisasi PAD nya hingga saat ini belum mencapai 50 persen.

Geram dengan kinerja kepala OPD yang tak maksimal tersebut, Sekda TTS, Marthen Selan mengancam akan membebas tugaskan (non job) kepala OPD yang hingga 17 Agustus realisasi target PAD nya tak mampu menyentuh angka 50 persen.

" Ada sekitar 8 OPD yang hingga saat ini realisasi PAD nya belum mencapai 50 persen. Saya sudah tugaskan kepada para kepala OPD jika sampai 17 Agustus belum mencapai 50 persen saya bebaskan tugaskan. Biar sekertaris yang pimpin OPD saja, mereka yang kepala OPD duduk tenang tidak usah kerja," Ancam Marthen.

Ketika diminta nama-nama OPD yang realisasi PAD nya belum mencapai 50 persen, Marthen mengaku tidak mengingat secara persis. Namun dirinya menyebut tiga OPD yang hingga saat ini masih bermasalah dengan PAD yaitu, Dinas Pariwisata, Perikanan dan Badan Lingkungan Hidup Daerah. Sebelum membebas tugaskan para kepala OPD,

Marthen akan memberikan surat teguran terlebih dahulu. Jika hingga surat teguran ke tiga tetap tidak mencapai target, dirinya akan langsung membebas tugaskan para kepala OPD.

" Saya sudah panggil dan rapat bersama para kepala OPD. Dalam rapat tersebut, saya sudah berikan penegasan kepada mereka. Kita kasih teguran pertama, kedua dan ketiga, kalau masih belum bisa capai 50 persen, ya sudah biar mereka duduk tenang-tenang, tidak usah kerja," ujar Marthen saat ditemui pos kupang, Selasa ( 7/8/2018) di kantor bupati TTS.

Ketika disinggung terkait pembangunan puskesmas siso yang saat ini tidak ada aktivitas pekerjaan, Marthen mengaku sudah mengetahui hal tersebut. Dirinya menjelaskan, pekerjaan 13 Puskesmas di Kabupaten TTS memang sedikit tersendat karena realsisai uang muka belum dicairkan. Pasalnya, para rekanan belum melengkapi seluruh persyaratan pencairan uang muka sehingga belum bisa dicairkan.

" Saya sudah dapat informasi kalau pembangunan puskesmas sedikit bermasalah karena uang belum dicairkan, tetapi setelah saya cek dan panggil PPK nya, ternyata para rekanan yang belum melengkapi syarat pencairan uang sehingga belum bisa dibayarkan. Saya sudah minta bendara Dinas Kesehatan dan Ibu Kadir untuk segera berproses sehingga pekerjaan bisa dilanjutkan," tegasnya. ( *)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved