Berita Provinsi NTT

Rapat Paripurna Istimewa di DPRD NTT Alot

Rapat paripurna istimewa di DPRD NTT sempat alot, karena sejumlah anggota DPRD NTT mempertanyakan soal ketidakhadiran penjabat gubernur

Rapat Paripurna Istimewa di DPRD NTT Alot
Net
Anwar Pua Geno

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Rapat paripurna istimewa di DPRD NTT sempat alot, karena sejumlah anggota DPRD NTT mempertanyakan soal ketidakhadiran penjabat gubernur serta gubernur dan wakil gubernur NTT pada acara tersebut.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Rapat Paripurna istimewa ke-4 pada masa persidangan II tahun 2018 ini berlangsung di ruang sidang utama DPRD NTT, Selasa (7/8/2018).

Rapat dipimpin Ketua DPRD NTT, H. Anwar Pua Geno, didampingi Wakil Ketua, Alex Ofong dan Yunus Takandewa.

Baca: Terkait Pembangunan Rest Area di Rinca DPRD Mabar Berencana Bertemu Menteri Kehutanan

Rapat ini dihadiri Sekda NTT, Ben Polo Maing, unsur Forkopimda NTT, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemprov NTT.

Nampak hadir, Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe, Jubir KPU, Yosafat Koli dan Ketua Divisi Teknis KPU NTT, Thomas Dohu serta Sekretaris KPU NTT, Ubaldus Gogi. Ketua Bawaslu NTT, Thomas M Djawa, S.H dan empat komisioner Bawaslu NTT.

Saat rapat dibuka oleh Anwar Pua Geno, beberapa anggota dewan meminta waktu untuk menyampaikan pendapat.

Anggota Fraksi Partai Demokrat, Boni Jebarus, S.E menanyakan ketidakhadiran Penjabat Gubernur NTT serta ketidakhadiran gubernur dan wakil gubernur terpilih pada rapat paripurna istimewa itu.

Leo Lelo menyinggung soal wibawa DPRD NTT, selain karena rapat paripurna yang molor hampir satu jam, juga dirinya menduga ada skenario baru.

"Untuk apa nama rapat paripurna istimewa, tolong pimpinan jelaskan kepada saya. Dugaan saya ada skenario baru, pertanyaan saya skenario apa, tolong pak ketua jawab," kata Leo Lelo.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help