Berita Kabupaten Manggarai Timur

Persawahan di Nanga Labang Kekurangan Air

Persawahan di Desa Nanga Labang,Kecamatan Borong,KabupatenManggarai Timur (Matim) sampai sekarang masih mengandalkan air hujan.

Persawahan di Nanga Labang Kekurangan Air
POS KUPANG/ARIS NINU
Persawahan di Desa Nanga Labang,Kecamatan Borong yang kekurangan air

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM|BORONG--Persawahan di Desa Nanga Labang,Kecamatan Borong,KabupatenManggarai Timur (Matim) sampai sekarang masih mengandalkan air hujan.

Jika tidak ada hujan petani di desa itu tidak bisa menanam padi.

Oleh karena itu, warga di Desa Nanga Labang mengharapkan pembangunan jaringan irigasi di Wae Dingin dan Wae Laku bisa menyelamatkan lahan persawahan yang hanya ditanami padi sekali setahun.

Pantauan POS-KUPANG.COM di Desa Nanga Labang, Selasa (7/8/2018) siang, lahan persawahan warga berada di ruas jalan negara tepatnya di Kampung Wae Reca masih dibiarkan dan belum diolah.

Air di persawahan tersebut mulai ada karena dua hari hujan di Kota Borong.

Namun dua hari hujan tidak membantu petani karena memerlukan yang cukup.

Saluran irigasi di persawahan Nanga Labang pun tidak ada air. Hanya sebagian yang menanam dan sedang panen karena ada air dari Bendung Wae Reca.

"Kami air di Bendung Wae Reca kalau banyak bisa mengalir sawah di Nanga Labang sampai pesisir pantai tapi airnya tidak cukup.Kalau sudah ada jaringan irigasi dari Wae Dingin dan Wae Laku maka pasti airnya berlimpah," papar Stanislaus,petani di Desa Nanga Labang yang ditemui POS-KUPANG.COM di Wae Reca, Selasa (7/8/2018) siang.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help