Berita Provinsi NTT

Konsumen Pesimis Terhadap Kondisi Ekonomi NTT di Triwulan III 2018

Sempat optimis di triwulan II, konsumen kembali pesimis dengan kondisi ekonomi NTT pada triwulan III.

Konsumen Pesimis Terhadap Kondisi Ekonomi NTT di Triwulan III 2018
Pos Kupang/Hermina Pello
Kepala BPS NTT, Maritje Pattiwaellapia 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sempat optimis di triwulan II, konsumen kembali pesimis dengan kondisi ekonomi NTT pada triwulan III. Penyebabnya diduga karena rencana pembelian barang tahan lama, rekreasi, hajatan/pesta.

Berdasarkan siaran pers BPS Perwakilan Provinsi NTT, Selasa (7/8/2018), indeks tendensi konsumen (ITK) pada triwulan II tahun 2018, sempat menyentuh angka 120,86. Namun pada triwulan III tahun 2018 ITK NTT diperkirakan turun menjadi 93,75.

Menurut Kepala BPS Perwakilan Provinsi NTT, Maritje Pattiwealapia, penurunan ITK itu menunjukkan kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan sedikit menurun di triwulan III. Tingkat optimisme konsumen diperkirakan menurun dibandingkan triwulan II -2018.

Baca: Status Hukum Cut Tari dan Luna Maya Ditentukan Hari Ini

Maritje mengatakan, secara umum kondisi ekonomi dan tingkat optimisme konsumen NTT pada triwulan II-2018 meningkat dibanding triwulan sebelumnya. Pada triwulan I-2018, ITK NTT berada pada angka 80,84.

Dijelaskan Maritje, kondisi ekonomi meningkat dengan tingkat optimisme konsumen yang tinggi.

Meningkatnya kondiai ekonomi konsumen di NTT, kata Maritje, dipicu naiknya pendapatan rumah tangga, volume atau frekuensi konsumsi barang dan jasa, tidak adanya pengaruh inflasi terhadap total pengeluaran rumah tangga.

ITK merupakan indels komposit persepsi rumah tangga yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen dan perilaku konsumsi terhadap situasi perekonomian. Situasi ekonomi pada triwulan berjalan dan perkiraan pada triwulan mendatang.

ITK, lanjut Maritje, dihasilkan melalui survei tendenai konsumen dengan reaponden sub sampel dari Susenas Maret 2018 yang dilakukan pada triwulan I (Februari), triaulan II (Mei), triwulan III (Agustus) dan triwulan IV (November). (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help