Berita Teknologi

6 Cara Pantau WA Pacar, Lihat Kontak Whatsapp Siapa yang Sering Dihubungi

WhatsApp (WA) terus berinovasi, menciptakan fitur-fitur baru yang akan membuat penggunanya makin nyaman dan aman.

6 Cara Pantau WA Pacar, Lihat Kontak Whatsapp Siapa yang Sering Dihubungi
ISTIMEWA
ilustrasi 

Ketuk ikon kontak dipojok kanan atas yang berlingkar merah, lalu pilih kontak mana yang ingin diajak bergabung dalam Group Video Calling WhatsApp.

Ketika sudah ada dua atau tiga orang masuk dalam obrolan, penerima video call lainnya bisa melihat foto profil, nomor atau nama partisipan yang sudah bergabung.

Sehingga penerima video call lain yang diundang bisa menentukan apakah ingin bergabung atau tidak.

Dikutip KompasTekno dari Engadget, Selasa (31/7/2018), WhatsApp juga merilis fitur group voice calling secara bersamaan. 

Cara penggunaannya pun tak ada bedanya, serupa dengan group video calling.

Pihak WhatsApp juga menjamin keamanan dari kedua fitur ini.

Seluruh panggilan ini baik video maupun suara juga akan dienkripsi sehingga akan sulit untuk diretas.

Kedua fitur ini sejatinya telah diuji coba selama beberapa minggu belakangan.

Group Video Calling dan Group Voice Calling diperkenalkan oleh Mark Zuckerberg pada gelaran F8 awal Mei lalu.

Dengan adanya fitur ini, WhatsApp kini dapat bersaing lebih jauh dengan aplikasi pesan instan lainnya semisal Skype ataupun Line.

Fitur video call di WhatsApp, sudah ada sejak 2016 silam.

Namun seperti yang sudah diketahui, hanya dipakai 2 orang/partisipan saja. 

Dilansir dari Kompas.com, WhatsApp juga akan menempatkan tombol 'mark as read' di panel notifikasi.

Fitur ini memudahkan pengguna yang sering menerima pesan dalam jumlah banyak

Seperti diketahui, saat ini panel notifikasi pesan WhatsApp hanya menampilkan tombol pintas untuk membalas pesan.

Pengguna yang menerima pesan cukup menekan tombol 'mark as read' maka meski tidak membuka aplikasi, maka notifikasi akan hilang dan pesan tersebut akan diberikan tanda centang biru.

Notifikasi pesan pun tidak akan muncul lagi bahkan jika ada notifikasi baru yang diterima.

Hadirnya fitur ini membantu pengguna yang kerap menerima pesan dalam hitungan besar jadi mereka tak pelu lagi membuat satu-satu pesan yang masuk.

Baca: Dibutuhkan Segera! Lowongan Kerja Pertamina Buka Besar-Besaran, Lihat Syarat dan Jadwalnya

Fitur tersebut sebenarnya masih dalam pengembangan dengan sejumlah pengguna beta versi Android.

Namun, saat ini, shortcut "mark as read" dikabarkan telah menyebar ke lebih banyak pengguna beta.

Fitur anyar tersebut terdapat dalam pembaruan v2.18.232, yang berada di dalam opsi notification centre di WhatsApp.

Saat mendapat pesan yang muncul secara pop-up, akan muncul tombol pemintas "Mark as Read" di sebelah opsi "Reply to".

Ketika pengguna memilih "Mark as Read", maka notifikasi akan hilang dan ditandai sebagai pesan yang telah terbaca (dua centang biru).

Notifikasi tersebut tidak akan muncul lagi, bahkan jika ada notifikasi baru yang diterima.

Fitur "Mark as Read" memang dirancang untuk membuat pesan seolah-olah telah dibaca.

Terutama jika terlalu banyak pesan yang diterima dan tidak sempat membukanya satu per satu.

Sebelum dibuat shortcut, fitur ini telah ada sebelumnya, namun tersembunyi di pilihan menu.

Dengan pembaruan ini, maka pengguna dipermudah membuat pesan seolah-olah sudah terbaca, cukup dengan satu ketukan (tapping).

Perlu diingat jika fitur ini masih diuji coba di server-side yang artinya tidak semua sudah bisa menjajalnya, sebagaimana dilansir dari Android Police, Rabu (1/8/2018).

Dari pantauan KompasTekno, fitur ini belum muncul di pembaruan Google Play Store untuk beberapa pengguna Android di Indonesia.

Apabila pengguna ingin menjajalnya, bisa menginstal pembaruan dari tautan APK berikut.

Sebelumnya, WhatsApp juga melakukan pembaruan pada fasilitas grupnya.

Baca: 4 Zodiak Ini Paling Hebat di Ranjang, Aries Bisa Bikin Kamu Memiliki Malam yang tak Terlupakan!

Dilansir The Verge, pembaruan tersebut memungkinkan administrator grup sebagai satu-satunya orang yang dapat mengirim pesan.

Fitur ini dapat menjadikan sebuah grup sebagai kanal informasi satu arah.

Selain itu, tentunya akan mengurangi pesan-pesan spam yang sering dikirim ke grup.

"Salah satu cara orang menggunakan grup adalah menerima pengumuman dan informasi penting, termasuk orang tua dan guru di sekolah, pusat komunitas, dan organisasi nirlaba.

Kami memperkenalkan setelan baru ini sehingga admin dapat memiliki alat yang lebih baik untuk kasus penggunaan ini," tulis WhatsApp pada laman blog resminya beberapa waktu lalu.

Jika ingin mengaktifkan fitur ini, buka opsi "Group Info" di chat grup, dan masuk ke Group Settings. Selanjutnya pilih Send Messages dan pilih opsi "Only Admins".

Bagi para anggota grup, Anda tetap dapat membaca dan merespons pesan.

Namun, respons tersebut hanya akan terkirim secara personal kepada admin grup. Untuk merespon pesan, cukup tekan opsi "Message Admin".

Fitur baru ini telah hadir dan dapat digunakan di seluruh dunia.

Untuk menggunakannya, pastikan Anda telah memiliki aplikasi WhatsApp versi terbaru.

Baca: Resmi Comeback dengan Power Up, Lihat Movie Video KPop Red Velvet!

Baca: 5 Dokter di Drakor Ini Pasti Bikin Kamu Klepek-Klepek, Lihat Yuk!

Baca: Kembali dari Malta-Eropa, Army Temukan Member BTS Miliki Tato!

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul 6 Langkah untuk Cek Kontak WhatsApp (WA) yang Sering Dihubungi, Bisa untuk Pantau Chat Gebetan, http://surabaya.tribunnews.com/2018/08/03/6-langkah-untuk-cek-kontak-whatsapp-wa-yang-sering-dihubungi-bisa-untuk-pantau-chat-gebetan?page=all.

Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved