Berita Kota Kupang

Partai Berkarya Gelar Sekolah Demokrasi

Partai Berkarya Kota Kupang menggelar kegiatan Sekolah demokrasi yang dikhususkan untuk para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg)

Partai Berkarya Gelar Sekolah Demokrasi
POS-KUPANG.COM/Maria A E Toda
Partai Berkarya Kota Kupang mengikuti sekolah demokrasi di Hotel Kristal, Senin (6/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria A E Toda

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Partai Berkarya Kota Kupang menggelar kegiatan Sekolah demokrasi yang dikhususkan untuk para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari partai tersebut yang berjumlah 40 orang yang diselenggarakan di Hotel Swiss Belinn Kupang Senin (6/8/2018).

Adi Dami, Ketua DPD Partai Berkarya Kota Kupang saat ditemui di sela-sela kegiatan mengatakan sekolah demokrasi yang digelar kali ini memang dikhususkan untuk para bacaleg yang akan bertarung dalam waktu dekat ini.

Menurut Adi, tujuan diadakannya kegiatan Sekolah Demokrasi ini adalah untuk mendidik para bacaleg agar semakin mengetahui rambu-rambu politik khususnya mengenaik pemilihan, pemubgutan serta aturan dalam pencalonan dan pemilihab legislatif.

Baca: Setelah Akhiri Masa Jabatan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo Pilih Berlibur

" Kita mau agar para bacaleg ini semakin mengetahui dan paham mengenai rambu-rambu yang harus dilalui selama tahap pemilihan ini mulai dari pencalonan hingga pemilihan nanti. Kita ingin agar mereka bacaleg kita bukan hanya saat proses pemilihan saja tetapi saat sampai duduk di kursi DPR tetap menjalani dan memegang prinsip yang benar mengenai visi misi kita dan juga aturan yang berlaku sehingga aspirasi masyarakat bisa tersampaikan dengan baik dan dapat direalisasikan," ujarnya.

Sementara itu Ketua DWP Partai Berkarya, Antonius Kaunang, mendukung dan mengapresiasi sekolah demokrasi yang dilakukan DPD Kota Kupang dalam rangka membimbing Bacaleg.

Antonis melanjutkan ia bahkan berharap agar DPD Partai Berkarya lainnya juga mengikuti langkah DpD Berkarya Kota Kupang.

"Saya sangat mengapresiasi sekolah demokrasi inj. Ini juga salah satu cara untuk membimbing bacaleg dannjuga kedepannya para kader untuk semakin tahu dan paham tentang partai, tentang aturan yang berlaku. Saat melihat antusiasme mereka dengan banyak bertanya saya yakin mereka punya komitmen yang kuat untuk tetap berada di koridor Berkarya dan bisa memperjuangkan hak rakyat dengan tepat dan benar saat duduk nanti," lanjutnya.

Sementara itu Herdji M. Benyamin, SE Dapil II kec. kelapa Lima sebagai salah satu peserta sekolah demokrasi mengatakan ia sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini karena ia secara pribadi bisa lebih paham mengenai aturan kampanye, aturan pemilihan yang harus dia lakukan selama proses hingga 2019 nanti.

"Saya senang sebagai bacaleg dan juga kader. Partai sangat memperhatikan kami. Banyak yang saya dapat hari ini. Setidaknya itu bisa menjadi pedoman bagi saya untuk melangkah kedepan," ujarnya.

Adi juga mengatakan sekolah demokrasi ini tidak hanya dilakukan untuk para bacaleg tetapi juga akan berlaku secara berkelanjutan untuk pembentukan kader yang berkualitas selama 3 bulan sekali. Ia berharap agar bacaleg dan khususnya para kader bisa menajdi insan yang berkualitas dan bisa menajdi kebanggaan Partai Berkarya. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved