Berita Kebakaran Gili Lawa NTT

Kebakaran Pulau Gili Lawa TNK ! Polisi Telusuri Pemicu Kebakaran

Pihak Kepolisian masih menelusuri penyebab terjadinya kebakaran lahan seluas 10 hektar di Pulau Gili Lawa yang terbakar

Kebakaran Pulau Gili Lawa TNK ! Polisi  Telusuri Pemicu Kebakaran
POS KUPANG/EFLIN ROTE
Kabid Humas Polda NTT, Jules Abraham Abast dan barang bukti miras, senjata tajam dari pemuda yang ditangkap di Oesapa, Sabtu (3/2/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong                                                                                    

POS-KUPANG.COM | KUPANG – Pihak Kepolisian masih menelusuri penyebab terjadinya kebakaran lahan seluas 10 hektar di Pulau Gili Lawa yang terbakar pada Rabu (1/8/2018) lalu.

Kapolda NTT Irjen Pol Drs Raja Erizman melalui Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast mengungkapkan saat ini pihak kepolisian terus menelusuri penyebab kebakaran yang terjadi dalam areal yang masuk pada kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) itu.

Baca: Hati-Hati Anak Kita Korban Berikutnya, Gadis 12 Tahun Bunuh Diri Akibat Game Momo Challenge

Jules yang dihubungi Pos Kupang pada Minggu (5/8/2018) malam menggungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. Belum ada pihak ataupun orang yang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus itu.

“Belum ada tersangka, kita masih terus lakukan penyelidikan,” ungkap perwira dengan tiga melati di pundak itu.

Terkait informasi yang beredar di masyarkat dan media social tentang dugaan-dugaan penyebab kebakaran, lanjutnya belum dapat dipastikan karena masih dalam pemeriksaan intensif pihak kepolisian.

“Kita belum menyebutkan angka berapa orang, satu atau dua atau tiga orang, karena kita masih lakukan penyelidikan dan belum pada penetapan tersanggka,” lanjut mantan Kapolres Manggarai Barat ini.

Beredar kabar sebelunya, diduga kebakaran kawasan yang menjadi salah satu primadona wisata di Kawasan Taman Nasional Komodo itu disebabkan api unggun yang dibuat pada satu sesi pemotretan oleh wisatawan. Kabar lain menyebutkan, api bermula dari kembang api yang digunakan juga dalam sesi pemotretan oleh wisatawan utuk keperluan prewedding di tempat itu. Ada pula innformasi yang menyebutkan bahwa diduga kebakaran terjadi karena keteledoran wisatawan membuang punting rokok di lokasi yang penuh dengan savanna kering.

Pihak Polres Manggarai Barat sendiri hingga Sabtu (4/8/2018) lalu, sudah memeriksa sebanyak 13 orang saksi terkait kasus kebakaran yang merugikan dunia pariwisata di NTT dan Indnesia ini. (*)


Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help