Berita Nasional

Area Taman Nasional Komodo Bakal Dijejali Bangunan Penginapan dan Restoran

Area Taman Nasional Komodo Bakal Dijejali Bangunan Penginapan dan Restoran. Saat ini beredar foto adanya kawasan yang sedang dibangun.

Area Taman Nasional Komodo Bakal Dijejali Bangunan Penginapan dan Restoran
ISTIMEWA
Area di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur yang akan menjadi lokasi pembangunan sarana penunjang wisata yakni restoran. 

POS-KUPANG.COM - Area Taman Nasional Komodo Bakal Dijejali Bangunan Penginapan dan Restoran.

Sejumlah penginapan dan restoran akan dibangun di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Pembangunan sarana pendukung wisata itu telah mendapatkan izin dari otoritas terkait yakni Balai Besar Taman Nasional Komodo.

Informasi yang beredar di media sosial, pembangunan akan dilakukan di Pulau Padar, Pulau Rinca, dan Pulau Komodo.

Baca: Bantah Memprovokasi, Jokowi Minta Pidatonya Ditonton Komplet

Baca: Gili Lawa Darat Masih Ditutup

Baca: Inilah 6 Skandal Cinta Para Idol KPop yang Menggemparkan Sepanjang 2018

Pembangunan sarana wisata meliputi penginapan dan restoran di tiga pulau tersebut.

Foto yang beredar menggambarkan informasi "Areal Konstruksi Kegiatan Realisasi Pembangunan Sarana Wisata Alam PT. Segara Komodo Lestari".

Pembangunan akan dilakukan oleh PT. Segara Komodo Lestari di Pulau Rinca berdasarkan Surat Keputusan Badan Koordinasi Penanaman Modal nomor: 7/1/IUPSWA/PMDN/2015 tanggal 17 Desember 2015 tentang Pemberian Izin Usaha Penyediaan Sarana Wisata Alam pada Zona Pemanfaatan Taman Nasional Komodo seluas 22,1 hektar.

Taman Nasional Komodo di Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (KOMPAS.com/SILVITA AGMASARI)

Pembangunan juga telah sesuai Surat Keputusan Kepala Balai Taman Nasional Komodo bernomor SK.169/T.17/TU/KSA/04/2018 tentang Pengesahan Rencana Karya Tahunan (RKT) Pengusahaan Pariwisata Alam Tahap III Tahun 2018 atas nama PT. Segara Komodo Lestari.

R, warga yang berdomisili di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur mengatakan isu proyek pembangunan sarana wisata di Taman Nasional Komodo beredar di kalangan masyarakat sejak tahun 2015.

Baca: Inilah 6 Skandal Cinta Para Idol KPop yang Menggemparkan Sepanjang 2018

Baca: Bupati Anton Sebelum Alsitan Diserahkan Kepada Poktan, Mengetes Alsitan di Halaman Bupati Flotim

Baca: Muspida Ende Hantar Jamaah Haji Hingga di Landasan Pesawat

Ia menyebutkan, saat ini pembangunan sarana wisata mulai terlihat dan intensif dimulai pada awal tahun 2019.

Halaman
123
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help