Berita Flores Timur

Menyedihkan Sudah Tiga Minggu Ini Ratusan Nelayan Flotim Nganggur Tak Melaut

Nelayan Flotim mengungkapkan kerisauan hati mereka setelah tiga minggu tidak lagi pernah melaut karena tersandung dokumen kapal.

Menyedihkan Sudah Tiga Minggu Ini Ratusan Nelayan Flotim Nganggur Tak Melaut
POS-KUPANG.COM/FELIKS JANGGU
Sebagian kapal nelayan yang berlabuh di pelabuhan pendaratan ikan (PPI) Larantuka Sabtu (4/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA- Beberapa nelayan duduk melingkar di kegelapan malam di pelabuhan pendaratan ikan (PPI) Larantuka Sabtu malam (4/8/2018).

Nelayan Flotim  mengungkapkan kerisauan hati mereka setelah tiga minggu tidak lagi pernah melaut karena tersandung dokumen kapal.

Kapal-kapal GT30 yang mereka gunakan itu kapal milik pemerintah daerah Flotim. Dokumen-dokumen tercecer entah ke mana dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Flotim sementara mencari dokumen-dokumen kapal yang ada.

Sebagian dari 33 kapal, dokumen kapal sudah lengkap. Sepuluh kapal yang tersisa belum dan para nelayan tidak bisa sabar lagi.

"Memperpanjang pass kapal bisa menunggu tapi memberi makan istri dan anak tidak bisa menunggu," keluh beberapa nelayan.

Paul Laba Kedang dan Yulius Pari mengungkapkan satu kapal rata-rata bekerja 10-15 nelayan, bahkan lebih.

"Jadi hitung saja 10 kapal, maka sekitar 150 nelayan tidak bisa bekerja. Belum hitung dampak tidak langsung terhadap keluarga," kata Paul Kedang.

Paul Kedang dan Yulius Pari mengharapkan kebijakan Sahbandar sambil menunggu mencari dan melengkapi dokumen kapal, agar memberi kemudahan mereka melaut.

"Kita harapkan DKP Flotim lebih aktif. Kami akan segera bertatap muka lagi dengan Kadis DKP Flotim," kata Yulius Pari. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved