Berita Undana Kupang

Dekan Faperta Undana Harap BPU Undana Bekerja Profesional

dirinya berharap pihak Badan Pengelola Usaha (BPU) Undana dapat bekerja lebih profesional menyusul persoalan hologram yang salah

Dekan Faperta Undana Harap BPU Undana Bekerja Profesional
POS KUPANG/GECIO VIANA
Dr.Ir. Damianus Adar, Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang saat ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya di Undana Penfui Kupang, Jumat (3/8/2018)

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Dr.Ir. Damianus Adar, Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mengatakan, dirinya berharap pihak Badan Pengelola Usaha (BPU) Undana dapat bekerja lebih profesional menyusul persoalan hologram yang salah, Jumat (3/8/2018)

"Diharapkan BPU dalam melakukan pelayanan dibidang pengelolaan usaha itu secra profesional jangan sampai terjadi persoalan yang sangat krusial seperti saat ini. Karena ini sangat merugikan para mahasiswa," ungkap Damianus ketika ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya di Undana Penfui Kupang

Menurut Damianus, prinsip dasar semua unit pelayanan di Undana adalag untuk meningkatkan kualitas pelayanan demi menghasilkan output yang bermanfaat dan berkualitas tinggi bagi masyarakat.

Baca: Ratusan Calon Wisudawan Undana Harus Bongkar Skripsi karena Hologram Salah

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 4 Agustus 2018, Cancer dan Taurus Jangan Emosional

"Apapun unit yang ia pegang harus pada prinsip pelayanan itu dengan secara profesional dengan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan pelayanan itu yang kita harapkan dalam artian luas," jelasnya

Ia mengungkapkan, pihak BPU Undana belum melakukan koordinasi dengan pihak Faperta Undana terkait persoalan hologram yang salah.

Namun Demikian, Ia menjelaskan, pihaknya berusaha memberikan pelayanan yang maksimal kepada mahasiswa demi memperlancar proses pendaftaran wisuda

"Fakultas kami sudah mengambil jalan sementara dan sambil menunggu hologram itu di perbaiki, Untuk sementara dari kami fakultas pertanian, menggunakan cetakan desain yang sebelumnya untuk memperlancar daftar wisudaw," katanya

Baca: Membaca Bahasa Tubuh Lawan Bicaramu, Seperti Apa Sebenarnya Niat dan Tujuannya

Baca: Pria Punya Waktu 3 Detik Untuk Dekati Wanita Pujaanmu Atau Kesempatan Hilang

Dikatakannya, skripsi para mahasiswa yang ditandatanganinya adalah skripsi dengan desain yang lama tanpa tanpa menggunakan hologram.

"Yang saya tanda tangan (skripsi) ini sesuai dengan skripsi yang sebelumnya, toh kalau ada nanti hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan bahwa itu harus di ganti saya yakin kita akan bisa sikapi hal tersebut," ungkapnya.(*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help