Berita Kebakaran Gili Lawa NTT

Tujuh Kemolekan Milik Pulau Gili Lawa Labuan Bajo

ada tujuh kemolekan yang digandrungi wisatawan di pulau itu. Pertama, Gili Lawa merupakan medan sempurna untuk tracking karena p menanjak

Tujuh Kemolekan Milik Pulau Gili Lawa Labuan Bajo
POS-KUPANG.COM/SERVAN MAMMILIANUS
Pemandangan di Gili Lawa, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT setelah kebakaran. 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM, LABUAN BAJO- Pulau Gili Lawa yang terbakar pada Hari Rabu (1/8/2018) malam, selama ini menyimpan pesona yang luar biasa.

Tercatat ada tujuh kemolekan yang digandrungi oleh para wisatawan di pulau itu.
Pertama, Gili Lawa merupakan medan sempurna untuk tracking karena cukup menanjak untuk bisa tiba di puncak.

Kedua, lokasi itu menjadi tempat yang strategis untuk menikmati kelembutan cahaya dari cincin keemasan di ufuk timur saat sunrise atau matahi terbit.
Ketiga, puncak pulau ini juga memiliki spot khusus untuk anda bisa menyaksikan sang surya melorot lambat namun pasti di ufuk barat atau saat sunset.

Keempat, sudah tak terhitung jumlahnya para pasangan muda-mudi calon pengantin dari dalam dan luar negeri yang menjalani seremoni foto preweding di lokasi ini.
Kelima, wisatawan pencinta snorkeling selalu memilih lokasi ini untuk menjalani olahraga berenang sambil menikmati suasana alam yang tenang.

Keenam, tempat ini sangat top untuk anda yang punya hobi diving, menyelam sambil menyaksikan keindahan taman bawah laut yang sangat menawan.

Ketujuh, bila anda seorang fotografer atau punya hobi foto dan difoto, tempat ini menyimpan banyak spot foto, termasuk foto tentang keindahan alam, terutama tentang dunia bahari atau barisan pulau-pulau kecil yang bisa dilihat dari lokasi ini.

"Pulau Padar itu baru akhir-akhir ini terkenal. Sebelumnya Gili Lawa yang paling diminati. Wisatawan snorkeling dan diving bisa dilakukan di Gili Lawa," kata pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Stanislaus Stan kepada POS--KUPANG.COM, Jumat (3/8/2018).

Dia juga mengagumi spot-spot indah di pulau itu.

"Ada dua spot menarik di puncaknya, yaitu untuk menyaksikan sunrise dan sunset. Sehingga jangan heran kalau ada rombongan wisatawan yang saat subuh sudah tracking ke puncaknya, itu untuk menikmati sunrise. Spot untuk menikmati sunrise juga ada tersendiri," tutur Stanis.

Dari Labuan Bajo, waktu yang ditempuh ke pulau itu tergantung jenis transportasi laut yang digunakan.

Bila menggunakan kapal wisata biasa maka antara tiga sampai empat jam. Namun bila menggunakan speed boat sekitar dua jam sudah bisa sampai.
Gili Lawa berada berdekatan dengan Pulau Komodo.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help