Berita Kebakaran Gili Lawa NTT

Tim Forensik Segera Teliti Kebakaran! Pulau Gili Lawa Diisolasi Sementara

Tim Forensik kepolisian segera meneliti penyebab kebakaran di Pulau Gili lawa. Berkaitan itu, aktivitas pariwisata di Gili Lawa daratan diisolasi

Tim Forensik Segera Teliti Kebakaran! Pulau Gili Lawa Diisolasi Sementara
Instagram/kurniawan_jacks
Gili Lawa, Kawasan Hutan Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT, terbakar. 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM, LABUAN BAJO- Tim Forensik dari kepolisian segera meneliti penyebab kebakaran di Pulau Gili lawa. Berkaitan dengan itu aktivitas pariwisata di Gili Lawa daratan diisolasi untuk sementara.

Kapolres Manggarai Barat (Mabar) AKBP Julisa Kusumowardono, SIK menyampaikan itu di hadapan para anggota Komisi III DPR RI yang menanyakan masalah tersebut saat dialog di aula Polres Mabar, Jumat (3/8/2018).

"Kebakaran ini terjadi di dalam kawasan Taman Nasional Komodo. Kami sudah berkoordinasi dengan tim forensik sehingga untuk sementara Gili lawa diisolasi dulu," kata Julisa.

Setelah tim forensik bekerja kata dia, baru bisa diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran tersebut.

Untuk diketahui, Kepolisian di Polres Manggarai Barat (Mabar), memeriksa 11 orang warga terkait kasus kebakaran di Pulau Gili lawa daratan.

Pemeriksaan terhadap 11 orang itu berlangsung sejak Hari Kamis (2/8/2018) siang dan Jumat (3/8/2018).

"Kasus ini dilaporkan kemarin dan kami sudah minta keterangan kepada 11 orang. Ada juga pelaku pariwisata yang kami mintai keterangannya," kata Julisa.

Dari belasan orang saksi itu kata dia, ada 3 orang diantaranya adalah petugas Taman Nasional Komodo (TNK).

Kejadian itu kata kapolres, terjadi pada tanggal 1 Agustus 2018 malam dan baru dilaporkan ke kepolisian pada tanggal 2 Agustus 2018.

Saat ini kata dia, pihaknya sedang mendalami kasus itu untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help