Berita Kebakaran Gili Lawa NTT

9 Fakta Kebakaran di Gili Lawa Darat Taman Nasional Komodo: Hamparan Padang yang Mudah Terbakar

Kebakaran melanda satu spot wisata terbaik di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Gili Lawa yang masih termasuk Kawasan Taman Nasional Komodo.

9 Fakta Kebakaran di Gili Lawa Darat Taman Nasional Komodo: Hamparan Padang yang Mudah Terbakar
POS-KUPANG.COM/SERVAN MAMMILIANUS
Pemandangan di Gili Lawa, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT setelah kebakaran. 

"Saya perintahkan ada langkah yang jelas mengungkap penyebabnya, serta nanti upaya suksesi alam agar kawasan tersebut bisa hijau kembali."

"Pihak Balai Taman Nasional Komodo bersama Polres Manggarai Barat telah melakukan penyelidikan mengenai penyebab kebakaran. Beberapa saksi mata juga telah dimintai keterangan."

"Jika memang ada faktor kesengajaan, tentu ada proses hukumnya. Kami usut tuntas, agar kejadian serupa tak lagi terulang."

"Gili Lawa salah satu pulau tak berpenghuni yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Pulau Komodo. Kawasan ini menjadi favorit para wisatawan, baik dalam maupun luar negeri."

"Biasanya para wisatawan hanya dibenarkan untuk singgah menikmati pantai dan keindahan padang Savana Gili Lawa setelah menyelam."

"Karena berada dalam kawasan Taman Nasional, aktivitas kegiatan manusia di lokasi tersebut memang dibatasi untuk menjaga kelestariannya."

"Karena itu kami mengimbau para wisatawan, serta masyarakat untuk peduli dan ikut aktif terlibat menjaga kelestarian Taman Nasional."

"Saya mengajak semua pihak menghindari tindakan-tindakan yang mengganggu atau bahkan merusak kekayaan alam Indonesia."

"Hindari tindakan-tindakan konyol yang merusak alam. Misalnya membuang puntung rokok atau meninggalkan sisa api unggun. Nikmatilah keindahan alam tanpa merusaknya."

7. Marischka Prudence juga menyayangkan peristiwa kebakaran di Gili Lawa Darat

Travel Blogger, Marischka Prudence yang mengunggah ulang postingan kebakaran di Gili Lawa Darat di Instastory-nya, @marischkaprue.

Mulanya, Marischka Prudence me-repost kondisi Gili Lawa Darat pasca-kebakaran.

Pemandangan Gili Lawa pasca kebakaran.
Pemandangan Gili Lawa pasca kebakaran. (INSTAGRAM/@marischkaprue))

Setelah itu, ia juga mengunggah ulang dari postingan traveler lain, Asoka Remadja yang berkaitan dengan penyebab kebakaran.

Mantan jurnalis TV swasta itu juga membagikan kenangannya saat berada di Gili Lawa Darat.

Dalam foto yang ia bagikan, terlihat jelas bagaimana kondisi padang savana Gili Lawa Darat sebelum kebakaran.

"Entah berapa lama bisa balik lagi kayak gini," tulisnya sambil menambahkan emoticon menangis.

Kondisi Gili Lawa sebelum kebakaran
Kondisi Gili Lawa sebelum kebakaran (INSTAGRAM/marischkaprue)

Melihat lokasi kebakaran yang begitu luas hingga mencapai 10 hektare, Marischka Prudence juga menanyakan bagaimana nasib fauna di sana, terutama rusa.

"Terus rusa2 di Gili Lawa gmn nasibnya?" tanyanya.

Marischka Prudence juga menambahkan foto saat dirinya bermain rusa di Gili Lawa.

Gili Lawa
Gili Lawa (INSTAGRAM/marischkaprue)

8. Bukan kasus pertama

Lewat akun Instagram resminya, @komodo_national_park, TN Komodo mengungkapkan jika kasus kebakaran sudah terjadi sebanyak dua kali selama 2018.

Sebelumnya, pada 19 Juni 2018, api juga melanda wilayah Taman Nasional Komodo yakni di Loh Pede Pulau Komodo.

Sama seperti kasus di Gili Lawa, api menghabiskan padang rumput seluas 10 hektar di Loh Pede Pulau Komodo.

Beruntung, tak ada satwa, seperti komodo dan rusa yang terdampak kebakaran ini karena pada dasarnya komodo tidak hidup di wilayah savana.

Sekadar diketahui, wilayah Taman Nasional Komodo yang sebagian besar merupakan savana memang sangat rentan terhadap kebakaran.

Karenanya, semua pengunjung dilarang merokok selama trekking dan atau menyalakan api di dalam kawasan.

9. Padang Savana

Hampir semua pulau di Taman Nasional Komodo (TNK) merupakan padang savana, termasuk di Gili Lawa.

Pada musim hujan rumput di kawasan ini tumbuh subur hingga memberikan pemandangan yang serba hijau di sela-sela birunya laut dan putihnya ombak di tepi pantai.

Namun, begitu musim kemarau tiba, rerumputan yang tadinya hijau perlahan-lahan menguning, seperti yang terjadi saat ini.

Warna kekuningan itu menunjukkan bahwa padang rumput itu sudah mengering, yang sangat gampang terbakar bila disulut dengan api.

Para pengunjung yang datang pulau-pulau ini mestinya sadar akan bahaya tersebut, maka tidak boleh menyulut atau membuang api sembarangan. 

Gili Lawa, Kawasan Hutan Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT, terbakar.
Gili Lawa, Kawasan Hutan Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT, terbakar. (Instagram/kurniawan_jacks)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul 8 Fakta Kebakaran di Gili Lawa: Diduga dari Api Rokok Pengunjung hingga Tuai Banyak Kecaman, http://travel.tribunnews.com/2018/08/03/8-fakta-kebakaran-di-gili-lawa-diduga-dari-api-rokok-pengunjung-hingga-tuai-banyak-kecaman?page=all.

Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help