Berita Nagekeo

Jembatan Aesesa Nyaris Roboh! Ketua DPRD NTT Pantau Lapangan

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, meninjau Jembatan Aesesa di Alorongga Mbay Kabupaten Nagekeo yang nyaris roboh.

Jembatan Aesesa Nyaris Roboh! Ketua DPRD NTT Pantau Lapangan
pos kupang.com, laus markus goti
Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno saat meninjau Jembatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Kamis (2/8/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) NTT, Anwar Pua Geno, meninjau Jembatan Aesesa di Alorongga Mbay Kabupaten Nagekeo yang nyaris roboh.

Kedatangan orang nomor satu di DPRD NTT ini melihat langsung kondisi jembatan yang menghubungkan Kota Mbay dengan Riung Kabupaten Ngada.

Kondisi jembatan yang panjang sekitar 100 meter lebih itu saat ini sangat memprihatinkan.

Saat ini sudah tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat dan roda enam. Hanya roda dua dan pejalan kaki saja yang bisa melintas.

Kondisi yang sudah rusak itu tepat diarea arah dari Riung Kabupaten Ngada. Kondisinya sudah menganga dan sudah tidak ada aspal diarea sekitar 3-4 meter.

Terdapat lubang besar yang menganga diujung jembatan itu.

Yang bisa melintas hanyalah pejalan kaki dan sepeda motor karena dipinggir jalan jembatan ada sekitar 1 meter masih bisa dilewat.

Beberapa warga kepada POS KUPANG.COM, mengatakan, jika hendak mengendarai mobil dari arag Riung jalan satu-satunya adalah lewat jembatan Aesesa. Tapi kalau saat ini sudah tidak bisa lagi. Karena sudah rusak.

"Ya sudah tidak bisa. Terpaksa ikut Wangka. Tembus Soa ke Bajawa," papar Samuel, warga setempat Kamis (2/8/2018).

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, kepada wartawan mengatakan, pihaknya meminta kepada Pemerintah Provinsi dan Daerah agar segera memperbaiki jembatan tersebut. Sehingga masyarakat bisa mengakses lewat jembatan Aesesa.

"Saya akan langsung berkoordinasi dengan Dinas PU Provinsi, Bupati dan Dinas PU Kabupaten untuk segera ditindaklanjuti," ungkap Anwar. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help