Berita Manggarai Timur

Sebelum Kabur Motor, Pencuri Racuni Stefanus Pakai Minyak yang Dicampur di Obat Sakit Perut

Ini peringatan bagi tukang ojek agar bisa waspada dengan penumpang ojek.

Sebelum Kabur Motor, Pencuri Racuni Stefanus Pakai Minyak yang Dicampur di Obat Sakit Perut
pos kupang.com, aris ninu
Kapolres Manggarai,AKBP Cliffry Steiny Lapian,SIK

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Ini peringatan bagi tukang ojek agar bisa waspada dengan penumpang ojek. Jika tidak waspada maka pasti akan ada akibat seperti yang dialami Stefanus Lebo (19), warga Ntango, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Kapolres Manggarai ,AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu dalam rilis yang dikirim kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Rabu (1/8/2018) sore, menjelaskan, Stefanus yang setiap hari berprofesi sebagai tukang ojek di Kota Borong harus mengalami nasib naas bermula pada Kamis (26/7/2018) pagi pukul 09.00 wita bertempat di Kampung Mata Munde, Desa Komba, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur.

Baca: Yosias Saku Belum Ditemukan, Camat Sulamu Akui Warganya Hilang di Laut

Sementara korban mencari penumpang di seputaran Kota Borong. Persis di depan Hotel Primadona Borong ia bertemu dengan pelaku yang menawarkan jasa ojek kepadanya.

"Korban diminta pelaku agar diantar ke Wae Lengga dengan alasan hendak mencari ayam kampung untuk dijual kembali di Borong.

Selanjutnya, pelaku mengajak korban membeli dua bungkus nasi ikan di warung Sabar Menanti Borong agar di tengah perjalanan bisa makan. Setelah itu, pelaku dan korban melanjutkan perjalanan menuju Waelengga dan sesampainya di Jembatan Pongkeling, Waerana, Kelurahan Ronggakoe keduanya. makan nasi bungkus yang sudah dibeli dari Borong," kata Daniel.

Setelah makan, ujar Daniel, pelaku dan korban melanjutkan kembali perjalanan ke Waelengga dan setibanya di Waelengga korban hanya disuruh pelaku untuk jalan berputar-putar tanpa tujuan yang jelas.

Akhirnya pelaku menyuruh korban untuk mengantarnya kembali ke Borong dengan alasan pelaku mengalami sakit perut sesampainya di lokasi jembatan Ciok Mai, Desa Komba korban menderita sakit perut dan mulas dan berasa hendak membuang air besar.

Korban memarkir kendaraannya dan beristirahat di rumah warga yang berada di sekitar jembatan Ciok Mai setelah Melihat korban mengalami sakit perut pelaku mebuatkan segelas air larutan garam dan diberikan kepada korban.

Pelaku lalu meminjam motor korban dengan alasan hendak mencari obat untuk korban tetapi pelaku langsung membawa kabur motor korban.

Ia mengungkapkan, setelah menunggu lama pelaku tidak muncul akhirnya korban kembali ke Borong dengan menggunakan ojek dan langsung ke Puskesmas Borong untuk berobat.

"Korban pun sempat diopname selama satu malam karena menderita gangguan perut.Kuat dugaan pelaku mencampuri minyak saat memberikan larutan air garam kepada korban yang mengeluh sakit perut.Korban baru melapor motornya dibawa kabur ke Polsek Kota Komba pada Jumat (27/7/2018) pagi usai menjalani perawatan di Puskesmas Borong," ujar Daniel. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help