Berita NTT

Ini Alasan Mengapa Pemprov NTT Dukung Kebijakan Digital Economy

Pemprov NTT mendukung penuh kebijakan dan program Pemanfaatan igital Economy dalam menunjang Usaha Mikro Kecil dan Menengah

Ini Alasan Mengapa Pemprov NTT Dukung Kebijakan Digital Economy
pos kupang.com, oby lewanmeru
Asisten II Setda NTT, Alexander Sena, Direktur Kerjasama Ekonomi Asean Kemenlu RI‎, Ade Petranto‎ dan Asdep Pertanian Perkebunan, Victoria Simanungkalit saat acara Pemanfaatan Digital Economy Guna Menunjang UMKM Dalam Rangka Masyarakat Ekonomi ASEAN di Lantai II Kantor Gubernur NTT, Rabu (1/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANg.COM/KUPANG ---. Pemerintah Provinsi (Pemprov NTT mendukung penuh kebijakan dan program Pemanfaatan Digital Economy dalam menunjang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM ) dalam rangka Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Salah satu alasan, bahwa Indonesia telah menerapkan MEA sejak 2015 dan upaya ini membutuhkan usaha-usaha yang super serius.

Hal ini disampaikan ‎Penjabat Gubernur NTT, Drs. Robert Simbolon ,MPA dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten II Setda NTT, Ir. Alexander Sena, M.Si pada acara Pemanfaatan Digital Economy Guna Menunjang UMKM Dalam Rangka Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Acara yang diselenggarakan atas kerjasama‎ Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) ‎RI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT ini berlangsung di Lantai II Kantor Gubernur NTT, Rabu (1/8/2018).

Acara  dibuka oleh Penjabat Gubernur NTT, Drs. Robert Simbolon, MPA yang diwakili oleh Asisten II, Setda NTT, Ir. Alexander Sena,M.Si .

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Alexander menyatakan, bahwa Pemprov NTT‎ mendukung program digital economy dalam rangka peningkatan ekonomi ASEAN.

Beberapa alasan dukungan Pemprov NTT terhadap kebijakan dan program ini, yakni, dalam sistem dan kondisi MEA, dibutuhkan usaha-usaha bersama yang super serius agar adanya bargaininng position yang cukup.

"Alasan kedua, bahwa sektor UMKM merupakan sektor strategis di kawasan ASEAN, nasional, Indonesia dan juga NTT, dari aspek modal, tenaga kerja dan daya tahan terhadap goncangan krisis. Bahkan dengan UMKM,fakta menunjukkan bahwa UMKM dapat mengambil keuntungan dari semakin terhubungnya para pelaku melalui sistem digital," kata Alexander.

Dijelaskan, alasan lain, bahwa wilayah NTT memiliki macam produk potensial UMKM seperti kain tenun ikat, macam kerajinan tangan,macam jenis makanan (abon, dendeng, dodol, rumput laut, kopi arabika,kue dan madu).

"Ada juga usaha lain seperti perikanan,kelautan, pertanian, perkebunan, peternakan, pertambangan, kehutanan dan energi serta potensi pariwisata," katanya. (*)

Tags
NTT
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved