Berita Rekrutmen CPNS 2018

HOAX Penerimaan CPNS 2018-KemenpanRB Temukan Surat Palsu Sekretaris Kementerian

HOAX Penerimaan CPNS 2018-Kementerian PANRB Temukan Surat Palsu Sekretaris Menteri Kepada Kepala Daerah

HOAX Penerimaan CPNS 2018-KemenpanRB Temukan Surat Palsu Sekretaris Kementerian
Print Screen Instagram
Surat palsu Sekretaris Kementerian PANRB yang dikirim kepada para kepala daerah. Surat ini ditemukan dan diposting pada akun instagram milik Kementerian PANRB. 

POS-KUPANG.COM - HOAX Penerimaan CPNS 2018-Kementerian PANRB Temukan Surat Palsu Sekretaris Menteri Kepada Kepala Daerah. 

Kementerian PANRB telah mendapati adanya surat palsu Sekretaris KemenPANRB kepada para Kepala Daerah Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota serta Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah.

Surat palsu sekretaris KemenpanRB tersebut menyebut adanya nama calon PNS dan formasinya serta meminta para pejabat tersebut untuk mengumumkan dan memberi pembekalan.

Temuan adanya surat palsu tersebut disampaikan melalui akun instagram KemenpanRB pada Selasa (31/7/2018).

Baca: Jatuh Cinta di Facebook, Awalnya Musuhan, Lalu LDR, Kini Kisah Asmaranya Jadi Viral

Baca: 6 Deretan Zodiak Yang Licik, Waspada Jika Berteman Dengan Mereka

kemenpanrb
instagram.com/kemenpanrb

Admin akun KemenpanRB ini menyertakan sebuah surat yang berkop Kementerian PANRB dan ditandatangani Sekretaris KemenpanRB pada tanggal 30 juli 2018.

Foto surat tersebut diberi garis silang merah dan cap HOAX.

Melalui akun itu, Pihak KemenPANRB secara tegas menyatakan bahwa surat tersebut adalah hoax dan meminta masyarakat untuk mengabaikan.

"KemenPANRB akan menindaklanjuti pemalsuan ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tulis Admin KemenPANRB.

Selanjutnya, melalui akun itu disampaikan agar masyarakat selalu mengecek setiap informasi yang dikeluarkan atas nama Kementerian PANRB dengan Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPANRB.

Caranya melalui alamat email : halomenpan@menpan.go.id, website: menpan.go.id
dan telp : (021) 7398381 - 89.

Baca: Saluran Irigasi di Ruas Ruteng-Reo Hancur dan Tersumbat.Ini Penyebabnya

Baca: Ini Alasan Mengapa Pemprov NTT Dukung Kebijakan Digital Economy

Halaman
1234
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help