Berita Kabupaten Sikka

Hindari Petugas, Bongkar Muatan Pakaian Bekas di Pelabuhan Wuring Dilakukan Malam Hari

Proses hukum pengangkutan pakaian rombengan yang ditangkap aparat Bea dan Cukai ke Kota Maumere

Hindari Petugas,  Bongkar Muatan  Pakaian Bekas  di  Pelabuhan  Wuring Dilakukan Malam Hari
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Penjualan pakaian bekas di Pasar Alok, Kota Maumere, Pulau Flores, Selasa (31/7/2018). 

Laporan  Reporter POS KUPANG.COM, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Proses   hukum   pengangkutan  pakaian  rombengan  yang ditangkap aparat  Bea dan Cukai ke  Kota  Maumere, Pulau  Flores  tahun   silam tidak  membuat  jera  para  pelaku  usaha ini.

Bila  sebelumnya pembongkaran dilakukan secara  terangan-terangan,  pemilik  pakaian  eks  luar negeri itu membongkar muatan kapal  dilakukan  malam hari di Pelabuhan Wuring, Kelurahan  Wolomarang,  Kecamatan  Alok Barat.

“Tidak  tentu  harinya  tapi biasanya  malam,  karena  pemilik  pakaian  rombengan  lebih hati-hati melakukan pembongkaran di  Pelabuhan  Wuring. Mereka  khawatir  kalau dilakukan scera  terangan-terangan diketahui petugas,”   kata  sumber  POS-KUPANG.COM,  Rabu   (1/8/2018)  di  Maumere.

Ia menyarankan  POS-KUPANG.COM, bila  ingin menyaksikan langsung aktivitas bongkar muatan pakaian  bekas  di Pelabuhan  Wuring melakukan  kunjungan  rutin  ke  pelabuhan malam hari.  

Pakaian  rombengan  ini umumnya dibawa  dari Singapura melalui Timor Leste selanjutnya  ke  Pulau  Pemana.

“Mereka  sembunyi  beberapa waktu  di Pemana, sambil memantau kondisi di Maumere.  Mereka  selalu  cari waktu yang tepat supaya  tidak  terpantau petugas. Mereka  bongkar sangat cepat dinaikkan ke kendaraan dibawa ke gudang,”  ujar  sumber  itu.(*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help