Berita Lembata

BAP Tersangka Lapas Dipecahkan Jadi Tiga Berkas. Ini Alasannya

9 petugas Lapas yang jadi tersangka pembunuhan Pati Leu, berkemungkinan tak menjalani hukuman seragam. Pasalnya, berkas perkara displitkan

BAP Tersangka Lapas Dipecahkan Jadi Tiga Berkas. Ini Alasannya
pos kupang.com, frans krowin
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Lembata, Amar Denny Hari, S.H 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowim

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Sembilan petugas Lapas yang menjadi tersangka pembunuhan Pati Leu, berkemungkinan tidak menjalani hukuman yang seragam. Pasalnya, berkas perkara kasus itu displitkan atau dipecahkan menjadi tiga bagian.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum), Kejaksaan Negeri Lembata, Amar Denni Hary saat ditemui Pos Kupang.Com di ruang kerjanya, Rabu (1/8/2018) siang.

"Berkas perkara kasus lapas itu displit menjadi tiga berkas sesuai tindakkan para pelaku. Saat ini berkas perkaranya sedang diproses agar segera dilimpahkan ke Pengadilan (PN Lembata) untuk disidangkan," ujar Denni.

Dikatakannya, berkas perkara, para tersangka dan barang bukti kasus tersebut, sudah diserahkan penyidik Polres Lembata, sejak pekan lalu. Berkas perkara dan barang bukti sudah di kejaksaan. Sedangkan sembilan tersangka pelaku telah diamankan di Lapas Lembata.

Dari tiga berkas perkara kasus itu, ancaman hukumannya berbeda-beda. Ada tersangka yang hukumannya ringan, ada yang sedang dan ada juga yang berat.

Tersangka dengan ancaman hukumannya ringan itu ada 4 pelaku, yakni BL, RRM, RDj dan TO. Sementara hukuman sedang 3 pelaku, yakni RD, RL dan NF. Sedangkan dua pelaku lain dengan ancaman hukuman lebih berat, yaitu JU dan AP. "Ancaman hukuman itu sesuai tindakan setiap pelaku yang berakibat korban meninggal dunia," ujar Danny. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help