Berita Regional

Mantan Gubernur Jawa Barat Dukung Ridwan Kamil Bikin Majelis Pertimbangan Gubernur

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan atau Aher mendukung Ridwan Kamil membuat majelis pertimbangan gubernur untuk membantu kinerjanya.

Mantan Gubernur Jawa Barat Dukung Ridwan Kamil Bikin Majelis Pertimbangan Gubernur
KOMPAS.com/MOH NADLIR
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan ketika ditemui di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta, Rabu (25/4/2018). 

POS-KUPANG.COM | BANDUNG - Mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan atau yang akrab disapa Aher mendukung rencana Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil membuat majelis pertimbangan gubernur untuk membantu kinerjanya.

"Saya kira bagus-bagus saja," kata Aher di Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Selasa (31/7/2018).

Aher mengatakan dirinya juga melakukan hal serupa dengan Ridwan Kamil di awal-awal kepemimpinannya yang lalu, namun dengan nama yang berbeda.

Baca: Tanggu Kaha Sebut Surat Pengunduran Dirinya dari Wabub SBD Sedang Diproses

"Zaman kita ada komite perencana yang isinya para tokoh dan akademisi dari semua kampus ternama. Tinggal dibuat lebih efektif dan lebih aktif lagi," tuturnya.

Apapun namanya, kata Aher, niat Ridwan Kamil membentuk majelis pertimbangan gubernur diyakini olehnya sebagai langkah yang bijak.

"Usaha tersebut untuk membangun sebuah kebersamaan, menampung saran-saran dari tokoh dan masyarakat Jawa Barat. Kelembagaannya silakan dibuat," imbuhnya.

Meski demikian, Aher mengingatkan Ridwan Kamil agar membuat majelis pertimbangan gubernur sesuai dengan aturan.

"Apapun namanya silakan karena sebenarnya tidak ada lembaga yang di luar aparatur yang ada. Lembaga resmi ada aturan mainnya. Tentu ini lembaga bukan resmi semacam informal tapi menjadi vital untuk pemerintah saya kira bagus-bagus saja," tuturnya.

Aher menambahkan, dirinya tidak akan menolak jika nantinya diajak untuk mengisi slot majelis pertimbangan gubernur oleh Ridwan Kamil.

"Kalau untuk urusan kontribusi bagi masyarakat Jawa Barat pasti siap," tandasnya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help