Berita Ngada

Ini Lho Taman Baca Agupena Ngada di KUB Maria Fatima Lekosoro

Asosiasi Guru Penulis (Agupena) Indonesia Cabang Ngada mendirikan sebuah taman baca di Kelompok Umat Basis (KUB) Sta. Maria Fatima Lekosoro

Ini Lho Taman Baca Agupena Ngada di KUB Maria Fatima Lekosoro
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana ditaman Baca Ratu Damai Lekosoro Bajawa, Senin (30/7/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Asosiasi Guru Penulis (Agupena) Indonesia Cabang Ngada mendirikan sebuah taman baca di Kelompok Umat Basis (KUB) Sta. Maria Fatima Lekosoro Bajawa.

Taman baca itu diberi nama Taman Baca Ratu Damai KUB Maria Fatima Lekosoro.

Pendirian taman baca itu merupakan program perdana yang dilakukan oleh Agupena Ngada.

"Sudah dua kali saya mendapatkan kiriman buku dari Bapak John Lobo, sebagai Penggagas Gerakan Katakan Dengan Buku (GKdB) Indonesia. Dan Gerakan kiriman buku Ini akan terus berlanjut.

Oleh karena itu, untuk menindaklanjuti sekaligus mengakari Gerakan literasi ini, maka saya pun membangun tekad untuk memulai dari lingkungan tempat tinggal saya yaitu KUB Maria Fatima Stasi Lekosoro," ungkap Sekretaris Agupena Ngada, Bonefasius Zanda, kepada POS KUPANG.COM, Senin (30/7/2018).

Ia mengaku dirinya mulai mengajak anak-anak kompleks dan KUB, dari anak TK hingga SMA berkumpul di pondok sederhana untuk bersama-sama mulai berliterasi. Membaca, berdiskusi dan mengerjakan tugas-tugas sekolah.

Ia mengaku mulai saat ini perbiasakan anak-anak banyak membaca buku. Selain membaca, juga berusaha untuk sama-sama menulis dan juga mengerjakan tugas anak-anak.

"Dengan gerakan yang dimulai dari KUB ini, saya yakin, secara perlahan-lahan akan mengikis sikap anak yang suka hura-hura di jalanan. Selain itu juga akan memblokir mental anak yang hanya suka bermain internet dan juga nonton TV yang berujung pada pengkulturan sikap dan mental instan," papar pria yang akrab disapa Boy ini.

Pria yang sehari-sehari mengajar di SMA Regina Pacis Bajawa ini mengatakan, jika terus membiarkan anak-anak hanya dengan menonton dan juga bermain internet, maka akan berdampak pada rusaknya mata dan juga sel otak.

Halaman
12
Tags
Bajawa
KUB
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved