Berita NTT

Sesar Naik Flores Dapat Berakibat Gempa Bumi dan Tsunami di Pulau Flores. Ini Penjelasannya

Gempa bumi tektonik kembali mengguncang daerah Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Gempa tektonik itu berkekuatan 6,4 Skala Ritcher.

Sesar Naik Flores Dapat Berakibat Gempa Bumi dan Tsunami di Pulau Flores. Ini Penjelasannya
(ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)
Warga mendapat perawatan di tenda pengungsian pascagempa di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Selong, Lombok Timur, NTB, Minggu (29/7/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG-Gempa bumi tektonik kembali mengguncang daerah Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Gempa tektonik itu berkekuatan 6,4 Skala Ritcher.

Gempa bumi yang terjadi di timur laut kota Mataram merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat dari aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust).

Kasi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Kampung Baru Kupang Sholakhudin Noor Falah mengatakan hal itu kepada Pos Kupang pada, Minggu (29/7/2018) siang.

Menurut Sholakhudin, dampak dari aktifitas Sesar Naik Flores ini dapat mengakibatkan gempa bumi dan Tsunami di utara pulau Flores.

" Karena sesar ini memanjang dari utara pulau Lombok sampai Utara Pulau Flores," jelas Sholakhudin.

Sholakhudin menjelaskan, dalam bulan Juni 2018, ada empat kejadian gempa bumi di Provinsi NTT yang diakibatkan oleh Sesar Naik Flores tersebut.

Sholakhudin menambahkan, gempa bumi yang mengakibatkan tsunami dari sesar ini terakhir terjadi pada tanggal 12 Desember 1992, yang melanda Larantuka dan Maumere.

" Sesar ini juga yg mengakibatkan gempa bumi di utara Flores dan penyebab gempa bumi dan tsunami tahun 1992," ungkap Sholakhudin.

Sholakhhudin meminta, agar masyarakat harus tetap hati-hati dan waspada karena sesar ini bisa mengakibatkan gempabumi dan tsunami. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved